INTEGRASI TRANSPORTASI PUBLIK DAN MASA DEPAN PARIWISATA INDONESIA

Tourism for Us – Integrasi antarmoda transportasi publik merupakan bagian dari membangun infrastruktur aksesibilitas pariwisata. Dan transportasi berbasis rel dan kereta akan memegang peran penting di tahun-tahun mendatang.

Pengunjung KAI Expo 2022 telah antri sejak sebelum pameran dibuka. [Foto; Yun Damayanti]

Antusiasnya para pemburu tiket kereta

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) melihat adanya peningkatan masyarakat yang menggunakan kereta api dalam beberapa waktu terakhir baik pada layanan kereta api komuter maupun kereta api jarak jauh. Hal itu sesuai harapan pemerintah yang mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi umum.

PT KAI menyelenggarakan KAI Expo 2022 pada hari Sabtu dan Minggu, 17-18 September 2022, di Hall B Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat. Selama pameran berlangsung, KAI menyediakan 77.000 tiket promo. Dan harga promo hanya berlaku untuk pembelian tiket kereta api secara offline selama KAI Expo.

Calon penumpang dapat membeli tiket kereta api kelas Eksekutif hanya Rp 150.000,00. Sedangkan kelas Bisnis hanya Rp 70.000,00, dan kelas Ekonomi hanya Rp 30.000,00.

Seorang pengunjung KAI Expo tampak senang. Walaupun dia tidak mendapatkan tiket tujuan Madiun tapi cukup puas memperoleh tiket kereta api Eksekutif Jakarta-Solo seharga Rp 150.000,00. ‘’Dari Solo tinggal nyambung lagi,’’ katanya.

Khusus untuk keberangkatan pada hari ulang tahun KAI yang jatuh pada 28 September, tarif kereta api kelas Eksekutif hanya Rp 77.000,00, Bisnis hanya Rp 17.000,00 dan Ekonomi hanya Rp 7.000,00.

Tarif tiket promo tersedia untuk berbagai rute seperti dari dan menuju Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Cirebon, Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Jember, dan lainnya.

Adapun kereta api-kereta api yang mendapatkan promo diantaranya KA Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasar Turi pp), Argo Lawu (Gambir-Solo Balapan pp), Gajayana (Gambir-Malang pp), Argo Wilis (Bandung-Surabaya Gubeng pp), Turangga (Bandung-Surabaya Gubeng pp) dan berbagai kereta api pilihan lainnya.

Tiket promo tersebut dapat digunakan untuk keberangkatan mulai dari 19 September sampai dengan 18 Oktober 2022 ke berbagai tujuan.

KAI Expo 2022 mengusung tema ‘Adaptive in Collaboration’. Penjualan tiket kereta api dilakukan melalui mitra-mitra KAI sebagai bentuk kolaborasi. Ada tujuh mitra penjualan tiket yang hadir yaitu Blibli, Tiket.com, Traveloka, Alfamart, Alfamidi, Indomaret, dan Dharma Wisata.

“Kami berharap masyarakat dapat menikmati berbagai promo dan hiburan yang disediakan di KAI Expo 2022. Melalui KAI Expo 2022, semoga semakin banyak masyarakat yang menikmati layanan KAI yang terus berinovasi di usianya ke-77 tahun ini,” ujar Hadis Surya Palapa, Direktur Niaga KAI.

Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus menambahkan, tidak ada target khusus dari KAI Expo 2022.

‘’Tidak ada target khusus. Tapi kami berharap, masyarakat dapat memanfaatkan 77 ribu tiket promo yang disediakan selama KAI Expo. Untuk penjualan tiket kereta api melalui travel agent masih berlangsung. Sekarang dikelola oleh anak perusahaan yaitu KAI Wisata,’’ kata Joni.  

KAI Group menampilkan info-info terbaru selama Expo berlangsung. Pengunjung dapat melihat produk-produk maupun bisnis-bisnis terbaru terkait perkeretaapian maupun bisnis-bisnis penunjang lainnya. Bisnis-bisnis terbaru kereta yang sedang dipersiapkan termasuk Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dan LRT Jabodebek.

Booth Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) menarik perhatian pengunjung. Mereka pada umumnya bertanya-tanya seperti apa kereta cepat pertama di Indonesia, durasi perjalanannya dan kapan mulai beroperasi. Tampilan booth-nya pun dibuat seperti pengunjung berada di dalam kabin kereta cepat.

Selain eksibitor perkeretaapian, KAI Expo juga menghadirkan mitra-mitra KAI di antaranya DAMRI, Pelni dan PT Inka. Selain itu juga ada pelaku-pelaku UKM yang menawarkan produk kuliner dan busana. Pengembang properti dan perusahaan kontraktor milik negara pun turut berpameran di sini. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dan Dinas Pariwisata Kota Batu masing-masing membawa Tourist Information Center-nya ke Expo.

Hadirnya KAI Expo 2022 diharapkan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat agar layanan transportasi kereta api serta sektor pariwisata dapat kembali pulih.

Integrasi transportasi publik Jabodetabek

Pergerakan orang di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai 88 juta per hari. Pergerakan orang tersebut termasuk pergerakan masuk-keluar wilayah Jabodetabek.

Pada tahun 2008, kepemilikan kendaraan pribadi roda empat dan roda dua  mencapai 11 persen. Kemudian pada 2018 kepemilikan kendaraan pribadi telah mencapai 72 persen. Dalam jangka waktu sepuluh tahun itu penggunaan transportasi publik menurun.

Menurut Tom Tom Index, tingkat kemacetan di Jakarta mencapai 53 persen pada 2019, lebih baik dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 61 persen. Selama pandemi Covid-19, tingkat kemacetan di Ibukota turun menjadi 35 persen pada 2020 dan menurun lagi menjadi 34 persen pada 2021. 

Hasil riset MRT Jakarta menunjukan, kerugian akibat kemacetan di Jakarta saja diperkirakan mencapai Rp 100 triliun dalam satu tahun. Selain itu, kendaraan bermotor berkontribusi 80 persen terhadap polusi udara.

Talkshow pertama di KAI Expo 2022 membahas integrasi antarmoda transportasi khususnya berbasis rel dan kereta. [Foto; Yun Damayanti]

Oleh karenanya, pemerintah membentuk Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). BPTJ berupaya meningkatkan pelayanan transportasi publik agar masyarakat mau kembali menggunakan transportasi umum. BPTJ adalah unit organisasi khusus yang bertugas mengembangkan, mengelola dan meningkatkan pelayanan transportasi secara tertintegrasi di wilayah Jabodetabek.

Transportasi publik berbasis rel dan kereta merupakan solusi realistis untuk mengatasi kemacetan. Transportasi massal ini dapat mengangkut jutaan penumpang per hari yang bergerak ke berbagai penjuru. Oleh karena itu, ongkos naik kereta bisa dijangkau oleh semua orang. Terlebih lagi, kereta digerakan oleh energi listrik sehingga polusi dapat ditekan.  

Masyarakat di Jabodetabek, terutama bagi para pekerja kantoran di Jakarta, telah merasakan manfaat kehadiran kereta bawah tanah atau MRT (moda raya terpadu/mass rapid transit). MRT menjadi feeder andalan menuju kantor setelah perjalanan dengan kereta komuter dari tempat tinggalnya.

Kehadiran MRT menambah daya tarik wisata kota Jakarta. Pelancong maupun wisatawan domestik menjadikannya salah satu tujuan ketika jalan-jalan di Ibukota.

MRT Jakarta tengah membangun fase kedua koridor selatan-utara yang menghubungkan Bundaran HI sampai Kota. Menurut rencana, koridor ini akan menghubungkan Lebak Bulus-Kota-Marina Ancol. Tahap berikutnya adalah koridor timur-barat yang akan menghubungkan Cikarang-Balaraja.

MRT menargetkan, jalur kereta bawah tanah mencapai 200 kilometer pada tahun 2030. Saat ini, jalur existing baru mencapai 15,7 kilometer yang menghubungkan Lebak Bulus-Bundaran HI.

MRT Jakarta nantinya akan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya yakni kereta komuter, kereta bandara, LRT, dan bis Transjakarta. Kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) akan dibangun di beberapa lokasi di antaranya Dukuh Atas dan Istora senayan.

Pengoperasian kereta layang atau lintas raya terpadu (light rapid transit/LRT) mengalami keterlambatan. Penundaan pengoperasian guna menjamin keamanan dan keselamatan perjalanan dengan kereta.

LRT yang akan dioperasikan di Jakarta, Bekasi dan Bogor adalah kereta tanpa masinis. Kereta dikendalikan secara otomatis melalui sistem. Menurut rencana, LRT akan dirilis pada bulan Juli 2023.

Tidak lama lagi Indonesia akan mempunyai kereta cepat pertama. Dalam perencanaannya, kereta cepat pun diintegrasikan dengan LRT di Jakarta dan kereta pengumpan di Bandung.

Bisnis perkeretaapian juga berkembang. Lini bisnisnya tidak hanya mengandalkan pendapatan dari tiket. Lini bisnisnya sekarang mulai dari space iklan di dalam dan badan kereta serta di stasiun, persewaan lahan ritel di stasiun, logistik, wisata dan lain-lain. Dan yang sekarang sedang dipromosikan adalah properti hunian (apartemen yang teritegrasi langsung dengan stasiun) dan naming right.

Setelah MRT Jakarta melakukan naming right terlebih dahulu, tampaknya KAI Group juga akan melakukan langkah yang sama. Naming right memberi kesempatan kepada sektor swasta mencantumkan jenamanya (brand) di stasiun. Jadi jenama akan bersanding dengan nama stasiun. Kemitraan dengan sektor swasta tersebut digunakan untuk pengembangan stasiun, sistem pertiketan kereta dan lain-lain.    

Semua hal tersebut diungkapkan dalam talkshow ‘Adaptive in Collaboration’ pada hari pertama KAI Expo 2022, Sabtu (17/9/2022). Hadir sebagai narsum dalam talkshow tersebut perwakilan dari BPTJ, Dirjen Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, MRT Jakarta, LRT, KCJB, dan DAMRI.

Arti integrasi antarmoda bagi pariwisata

Integrasi antarmoda transportasi publik sudah mulai terlihat bentuknya di Jakarta. Pergi ke manapun di wilayah Ibukota sekarang semakin mudah, efisien dan terjangkau. Integrasi ini mulai didukung dengan peremajaan pedestrian dan jembatan penyeberangan orang yang semakin ramah bagi penggunanya.

Integrasi tidak hanya dilakukan antarmoda tetapi juga antardaerah di dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek. Integrasi antarmoda antardaerah telah mendekatkan wilayah pemukiman dengan kantong-kantong kegiatan ekonomi (perkantoran, kawasan industri, pusat perbelanjaan).

Integrasi antarmoda antardaerah sudah dimanfaatkan oleh para pelancong lokal maupun wisatawan untuk menjangkau daya tarik wisata. ‘Naik Kereta’ dan stasiun telah menjadi daya tarik itu sendiri. Fenomena Citayam Fashion Week di sekitar Dukuh Atas lahir dari kehadiran integrasi ini.

Satu global chain hotel bersyukur tidak sedikit hotel di bawah managementnya berada dekat dengan halte bis Transjakarta, stasiun kereta dan stasiun MRT. Hal tersebut dinilai dapat menambah daya jual akomodasi.

Keberadaan bis TransJakarta, MRT dan kereta komuter telah mempermudah akses menuju Jakarta Convetion Center. Tidak sedikit dari pengunjung KAI Expo 2022 menggunakan bis TransJakarta dan moda transportasi publik lainnya. Karena pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Jakarta.    

Tujuan utama integrasi antarmoda transportasi publik adalah untuk mengakomodasi pergerakan masyarakat. Dengan demikian kemacetan dan polusi dapat ditekan. Perlu diingat, menyediakan transportasi publik yang baik dan layak bagi masyarakat merupakan kewajiban negara.

Dengan transportasi publik terintegrasi, kemacetan dapat ditekan, maka bagi pariwisata itu artinya program perjalanan dapat berjalan sesuai jadwal. Citra destinasi yang terbangun adalah tempat yang liveable bagi warganya maupun wisatawan yang berkunjung.

Integrasi antarmoda transportasi publik yang ditujukan bagi warganya itu pun tidak bisa dipisahkan dalam pembangunan destinasi pariwisata. Ketersediaan dan kelayakan transportasi publik di destinasi merupakan bagian dari membangun infrastruktur aksesibilitas, tidak hanya untuk mencapai destinasinya saja tetapi juga sampai ke obyek daya tariknya.

Aksesibilitas dalam pariwisata tidak berhenti sampai bagaimana mencapai bandara atau pelabuhan di kota-kota tujuan di Indonesia. Melainkan terus berlanjut: akses dari bandara atau pelabuhan menuju pusat kota, dari akomodasi menuju obyek-obyek daya tarik wisata, dan akses menuju destinasi/daerah yang menjadi tujuan berikutnya.***(Yun Damayanti)  



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *