MENPAREKRAF RI DORONG PENGUATAN PRAKTIK PARIWISATA BERKELANJUTAN DI EXECUTIVE COUNCIL UN TOURISM MEETING

Tourism for Us – Praktik pariwisata berkelanjutan menjadi penting di tengah menguatnya tantangan yang dihadapi negara-negara di dunia akibat perubahan iklim.

(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan pentingnya praktik pariwisata bekelanjutan saat menghadiri ‘’121st Session of Executive Council UN Tourism Meeting’’ di Barcelona, Spanyol, Selasa (11/6/2024).

‘’Karenanya penting untuk kita menyoroti dan memastikan praktik pariwisata berkelanjutan. Indonesia tentunya selalu berkomitmen dalam menjalankan upaya-upaya menuju praktik pariwisata bekelanjutan,’’ ujar Sandiaga.

Salah satunya dengan terus mempromosikan praktik pariwisata biru dan pariwisata hijau. Yakni pariwisata yang mengutamakan konservasi lingkungan laut dan pesisir. Sementara pariwisata hijau menekankan pada praktik yang bertanggung jawab atas lahan di muka bumi.

Menparekraf mengatakan, Indonesia terus mendorong untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi sirkular ke dalam pariwisata dan meminimalkan limbah, memperkuat peran komunitas termasuk desa wisata agar mereka semakin sadar dan peka terhadap keberlangsungan lingkungan serta budaya. Dan secara aktif mempromosikan investasi pariwisata ramah lingkungan yang memprioritaskan pembangunan dan konservasi yang bertanggung jawab.

Dewan Eksekutif UN Tourism memiliki peran penting dalam menentukan arah organisasi secara keseluruhan. Menparekraf Sandiaga mengatakan, isu-isu pariwisata berkelanjutan agar mendapat perhatian khusus. Indonesia juga siap menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam melaksanakan inisiatif-inisiatif tersebut.

‘’Kami percaya pada kekuatan transformatif dari pariwisata berkelanjutan untuk melindungi lingkungan kita, memberdayakan masyarakat, dan memastikan sektor pariwisata berkembang untuk generasi mendatang,’’kata Menparekraf Sandiaga.

Sebagai anggota Dewan Eksekutif UN Tourism (sebelumnya UNWTO), Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut merencanakan program, arah, dan kebijakan UN Tourism.

Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim yakni naiknya permukaan air laut. Tantangan yang sama yang juga dihadapi oleh banyak negara kepulauan kecil dan kepulauan di Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik.***(Yun Damayanti) 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *