Tag: pariwisata berkelanjutan

H3 SUMMIT 2025: DORONG IMPLEMENTASI ESG DI SEKTOR PERHOTELAN UNTUK PARIWISATA BERKELANJUTAN DI INDONESIA

H3 SUMMIT 2025: DORONG IMPLEMENTASI ESG DI SEKTOR PERHOTELAN UNTUK PARIWISATA BERKELANJUTAN DI INDONESIA

Tourism for Us – Komunikasi memiliki peranan krusial dalam keberhasilan program Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor perhotelan Indonesia. Praktisi humas di hotel bertanggung jawab untuk menciptakan dan menyebarkan narasi positif yang mendukung inisiatif tersebut, sehingga dapat meningkatkan citra dan reputasi industri perhotelan di [more]

KEMENPAR SIAPKAN LIMA PROGRAM TEROBOSAN UNTUK MENCAPAI TARGET TAHUN 2025 DAN PERTUMBUHAN EKONOMI 8% PADA 2029

KEMENPAR SIAPKAN LIMA PROGRAM TEROBOSAN UNTUK MENCAPAI TARGET TAHUN 2025 DAN PERTUMBUHAN EKONOMI 8% PADA 2029

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyiapkan lima program terobosan untuk mencapai target 2025 dan pertumbuhan ekonomi delapan persen pada 2029. Untuk tahun 2025, Kemenpar menargetkan: kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 14,6 juta sampai 16 juta orang; 1,08 miliar pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus); [more]

PENDIDIKAN DAN INVESTASI AKAN DORONG TERCIPTANYA PARIWISATA BERKELANJUTAN

PENDIDIKAN DAN INVESTASI AKAN DORONG TERCIPTANYA PARIWISATA BERKELANJUTAN

Tourism for Us – Salah satu kesepakatan yang dicapai dalam ‘’The 36th Joint Meeting of the UN Tourism Commission for East Asia and the Pacific & The UN Tourism Commission for South East Asia’’ (CAP-CSA) adalah pendidikan kepariwisataan dan investasi pariwisata mendorong terciptanya pariwisata berkelanjutan dan berkualitas.

(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

‘’Ada beberapa poin besar yang disepakati. Di antaranya, pentingnya pendidikan kepariwisataan yang mentransformasikan pariwisata menuju pariwisata yang berkualitas, dan investasi yang mendorong pariwisata untuk memiliki aspek berkelanjutan. Dan dua aspek pendidikan dan investasi di Indonesia memiliki rekam jejak yang baik,’’ ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri ‘’The 36th Joint Meeting of the UN Tourism Commission for East Asia and the Pacific & The UN Tourism Commission for South East Asia’’, Jumat (28/6/2024), di Cebu, Filipina.

Menparekraf Sandiaga menyampaikan, dengan meningkatknya peringkat Indeks Kinerja Pariwasata atau Travel and Tourism Development Index (TTDI) Indonesia menjadi peringkat 22 dari 119 negara berdampak luas terhadap sektor investasi dan penciptaan lapangan kerja terutama di sektor pariwisata.

‘’Tadi juga sudah kami share dan tentunya di saat peringkat Indonesia meningkat pesat dalam indeks kepariwisataan dunia, kita juga memberikan beberapa contoh kebijakan yang berbasis data. Di mana kita juga meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan di angka yang bertumbuh sehat. Tetapi juga memiliki aspek kualitas keberlanjutan yang terjamin,’’ kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf melanjutkan, ‘’Ini yang tadi juga belajar dari Filipina yang dilaksanakan dengan baik yaitu menggabungkan gastronomi dan menunjukkan bahwa daya tarik wisata itu adalah salah satunya gastronomi yang bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja berkualitas bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.’’

Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan Joint Meeting of the UN Tourism Commission for East Asia and the Pacific & The UN Tourism Commission for South East Asia ke-37. Menurut rencana, pertemuan CAP-CSA tahun 2025 diselenggarakan di Bali. Dan pertemuan tersebut akan digelar bersamaan dengan konferensi gastronomi dan investasi kepariwisataan.

Pertemuan CAP-CS 2024 juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal UN Tourism Zurab Pololikashvili, Executive Director UN Tourism Natalia Bayona, Director of the Regional Department for Asia and the Pacific UN Tourism Harry Hwang dan Menteri Pariwisata Filipina Christina Garcia Frasco.***(Yun Damayanti) 

MENPAREKRAF PAPARKAN PRAKTIK BERKELANJUTAN PAREKRAF DI INDONESIA DI FORUM INISIASI WEF DI TIONGKOK

MENPAREKRAF PAPARKAN PRAKTIK BERKELANJUTAN PAREKRAF DI INDONESIA DI FORUM INISIASI WEF DI TIONGKOK

Tourism for Us – World Economic Forum (WEF) menggelar ‘’Annual Meeting of The New Champion 2024’’. Pertemuan tahunan yang memasuki edisi ke-15 ini diadakan di Dalian International Convention Center, Tiongkok. Dan Indonesia menjadi narasumber di sesi Tourism’s Next Stop. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan [more]

MENPAREKRAF RI DORONG PENGUATAN PRAKTIK PARIWISATA BERKELANJUTAN DI EXECUTIVE COUNCIL UN TOURISM MEETING

MENPAREKRAF RI DORONG PENGUATAN PRAKTIK PARIWISATA BERKELANJUTAN DI EXECUTIVE COUNCIL UN TOURISM MEETING

Tourism for Us – Praktik pariwisata berkelanjutan menjadi penting di tengah menguatnya tantangan yang dihadapi negara-negara di dunia akibat perubahan iklim. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan pentingnya praktik pariwisata bekelanjutan saat menghadiri ‘’121st Session of [more]

MENPAREKRAF UNGKAPKAN PRAKTIK PARIWISATA BERKELANJUTAN INDONESIA DI AVPN ABU DHABI 2024

MENPAREKRAF UNGKAPKAN PRAKTIK PARIWISATA BERKELANJUTAN INDONESIA DI AVPN ABU DHABI 2024

Tourism for Us – Praktik-praktik pariwisata berkualitas dan berkelanjutan menjadi dasar utama dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia. Ini yang akan dan terus dilakukan dalam mencapai visi ‘’Indonesia Emas 2045’’.

(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

‘’Melalui ekonomi berbasis pengetahuan juga ekonomi hijau dan biru yang inklusif dan berkelanjutan, Indonesia akan dapat membuka potensi besarnya sebagai tujuan pariwisata global,’’ ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno di hadapan forum ‘’AVPN Global’’, Selasa (23/4/2024), di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Menparekraf menjadi salah seorang pembicara di forum ini.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan ditunjukkan melalui berbagai program kementerian yang telah dilaksanakan sepanjang tahun. Beberapa di antaranya, program CHSE, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), penghitungan jejak karbon, dan pendampingan serta bantuan pengelolaan sampah.

Kemudian, Menparekraf memaparkan sejumlah program yang akan mendukung pengembangan ekonomi ke depan di antaranya 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

DPSP merupakan terobosan untuk membantu mempromosikan destinasi wisata selain Bali. Sedangkan KEK Pariwisata menawarkan berbagai peluang investasi seperti akomodasi, makanan dan minuman, wellness and health tour yang berkonsep regeneratif berkelanjutan dan hal-hal menarik lainnya di sektor ekonomi kreatif dan digital.

Indonesia telah menyuarakan komitmen akan menjalankan praktik-praktik berkelanjutan di forum-forum internasional lainnya seperti saat Presidensi G20 Indonesia 2022 dan Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023.

Dua event tersebut menujukkan kepemimpinan Indonesia dalam pemulihan ekonomi global. Selain itu juga menjelaskan pencapaian Indonesia yang mengesankan kepada dunia menjadi titik awal untuk memulihkan kepercayaan ekonomi pascapandemi di dalam dan luar negeri.

‘’Perekonomian Indonesia saat ini cukup baik dengan rata-rata pertumbuhan tahunan PDB melebihi 5 persen dalam satu dekade terakhir,’’ kata Menparekraf Sandiaga. ***(Yun Damayanti)

KEMENPAREKRAF DUKUNG PENGEMBANGAN PAREKRAF BERKELANJUTAN DI IKN

KEMENPAREKRAF DUKUNG PENGEMBANGAN PAREKRAF BERKELANJUTAN DI IKN

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyatakan mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Upaya-upaya yang akan dilakukan dalam mendukung pengembangan parekraf berkelanjutan juga sudah direncanakan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi [more]

KEMENPAREKRAF: PARIWISATA INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN JADI PRIORITAS PEMERINTAH INDONESIA

KEMENPAREKRAF: PARIWISATA INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN JADI PRIORITAS PEMERINTAH INDONESIA

Tourism for Us – Pengembangan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan menjadi prioritas Pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah melakukan berbagai upaya. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) dalam sesi NTO’s Media Briefing Indonesia ASEAN Tourism Forum (ATF) [more]

DI TIGA KAWASAN INI BALI MENUNJUKAN DESTINASI PARIWISATA BERTANGGUNG JAWAB DAN BERKELANJUTAN

DI TIGA KAWASAN INI BALI MENUNJUKAN DESTINASI PARIWISATA BERTANGGUNG JAWAB DAN BERKELANJUTAN

Tourism for Us – Pemerintah terus mematangkan persiapan di kawasan Nusa Dua, Sanur, dan Ubud yang akan dibuka terlebih dahulu untuk kegiatan pariwisata secara penuh di Pulau Bali. Selain itu, persiapan di ketiga kawasan tersebut juga punya misi menyatukan berbagai komponen untuk membangun, menata, mengontrol, dan mempromosikan destinasi yang bertanggung jawab, berkualitas, dan berkelanjutan.

Club Med Bali,salah satu resor keluarga di kawasan Nusa Dua. (Foto: Club Med)

Berikut ini adalah poin-poin paling menarik dari ketiga kawasan tersebut.

Ubud

Kawasan Ubud di Kabupaten Gianyar sudah terkenal sebagai pusat budaya dan seni di Bali. Di sini melahirkan banyak seniman berbakat. Pertunjukan tarian bali diselenggarakan setiap hari di puri-puri. Selain itu, keindahan alam dan lingkungan yang masih alami dan asri menjadi keunggulan lainnya. Kawasan ini memang kental dengan nuansa seni dan spiritual.

 Nusa Dua

Nusa Dua identik dengan kawasan resor mewah kelas dunia. Sebagian besar wisatawan yang berlibur ke Nusa Dua tertarik untuk liburan di resor-resor pantai dengan halaman berpasir putih.

Di dalam kawasan Nusa Dua, selain beraktivitas di pantai, wisatawan juga dapat menonton pertunjukan budaya, mengunjungi Museum Pasifika, dan belanja.

Sanur

Kawasan pantai Sanur berada di bagian timur, salah satu tempat berburu momen matahari terbit di kantong pariwisata Pulau Dewata. Pantai landai dan ombak yang lebih tenang membuatnya cocok untuk berenang dan ramah terhadap pengunjung anak-anak. Dibandingkan dengan kawasan Kuta-Legian, suasana di Sanur tidak terlalu hiruk pikuk sehingga kawasan ini diminati oleh banyak wisatawan keluarga dan lanjut usia.

Pada akhir Mei 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, “Saya berharap tercipta pengelolaan destinasi berkualitas dan berkelanjutan di Nusa Dua, Sanur, dan Ubud. Sehingga ketiga kawasan tersebut dapat dijadikan sebagai contoh konkrit untuk meningkatkan kepercayaan pasar domestik dan mancanegara. Ini demi reputasi destinasi pariwisata Indonesia.” ***(Yun Damayanti)

PENGUATAN DESA WISATA MELALUI NARASI

PENGUATAN DESA WISATA MELALUI NARASI

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Kemenparekraf) mendorong penguatan desa-desa wisata melalui penguatan atraksi berbasis narasi (storynomic tourism). Keberlanjutan desa wisata ditingkatkan lagi dengan narasi tentang desa itu sendiri. Pada kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) [more]