ACCOR PERKUAT PERTUMBUHAN DI ASIA DENGAN 30 PENANDATANGANAN KERJA SAMA SEPANJANG 2026

Tourism for Us – Accor, pemimpin global di industri perhotelan, terus mempercepat ekspansi portofolio brand-nya di Asia meliputi Jepang, Korea Selatan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Maladewa. Data per 30 September 2026, grup hotel asal Prancis ini mencatatkan 30 penandatanganan kerja sama sepanjang tahun 2026 hingga saat ini (year-to-date/YTD).

Mercure Living Genting Highlands di Malaysia yang menurut rencana dibuka pada 2028. (Foto: Accor)

Penandatanganan tersebut mencakup total 7.698 kamar di berbagai segmen. Tersebar di destinasi ternama maupun yang tengah berkembang di 12 negara Asia, pencapaian ini mencerminkan dinamika permintaan perjalanan yang terus berkembang, semakin terbukanya peluang bagi para mitra pemilik, serta komitmen Accor untuk memperkuat kehadirannya di pasar-pasar utama di wilayah ini.

Segmen midscale menjadi salah satu kontributor utama terhadap pengembangan bisnis Accor di wilayah Asia tahun ini, dengan menyumbang sekitar 49 persen dari total kamar yang ditandatangani, melalui 16 hotel dengan lebih dari 3.600 kamar di bawah brand TRIBE, Mercure, Novotel, dan Handwritten Collection.

Sementara itu, segmen premium menambah portofolio pengembangan Accor di wilayah ini melalui tujuh hotel dengan lebih dari 2.200 kamar, yang dipimpin oleh Mövenpick.

Segmen economy mencatatkan lima hotel dengan total 1.200 kamar, dengan ibis Styles sebagai kontributor utama.

Pada segmen luxury dan lifestyle, yang mencakup brand Accor seperti Raffles, Fairmont, Sofitel, Emblems, dan MGallery, serta brand Ennismore seperti Delano, SLS, 25hours, dan Rixos, Accor telah menandatangani kerja sama untuk dua hotel dengan total 583 kamar.

Peluncuran Brand Baru untuk Generasi Wisatawan Baru di Asia

Tahun 2026 juga menandai hadirnya brand hotel ekonomi berkonsep lifestyle baru di Asia, yang menjawab perubahan ekspektasi wisatawan yang semakin cermat dalam mempertimbangkan nilai dan harga, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas bagi para mitra pemilik. Hotel greet pertama di kawasan Asia resmi dibuka di Bangkok tahun ini, menghadirkan konsep perhotelan yang mengedepankan pengalaman menginap yang menyenangkan. Selain itu, Accor terus mematangkan rencana untuk menghadirkan JO&JOE, brand akomodasi bergaya hostel dengan konsep yang diperbarui, ke wilayah Asia pada masa mendatang.

Ekspansi di Pasar-pasar dengan Potensi Pertumbuhan Tinggi

Indonesia menjadi pasar utama Accor di Asia dalam hal penandatanganan kerja sama pengembangan tahun ini, dengan 13 hotel dan lebih dari 2.800 kamar yang telah ditandatangani di Jakarta, Bali, Batam, dan Yogyakarta. Vietnam juga menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan signifikan, dengan enam hotel dan lebih dari 2.600 kamar yang telah ditandatangani di Da Nang dan Phu Quoc. Pencapaian ini semakin menegaskan peran penting Vietnam dalam strategi pengembangan bisnis Accor di wilayah Asia.

Franchising Semakin Berkembang di Asia

Franchising semakin diminati karena para pemilik bisnis mencari fleksibilitas yang lebih besar dan akses ke kekuatan serta skala platform perhotelan internasional, dengan minat yang meningkat di pasar termasuk Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Di Vietnam, Accor menjadi grup perhotelan internasional pertama yang mendaftarkan berbagai brand-nya untuk franchising, menciptakan peluang baru untuk model pengembangan yang fleksibel. Berbagai brand yang mudah dikonversi, termasuk Mercure, Handwritten Collection, ibis Styles, dan Mövenpick, juga menarik minat pemilik bisnis yang ingin memposisikan ulang aset yang ada sambil memanfaatkan beragam brand Accor yang diakui secara internasional, kemampuan distribusi global, dan ALL Accor, platform pemesanan dan loyalitas Accor.

Proyek Hunian Berkelas dan Pengembangan Multifungsi Semakin Berkembang

Accor merupakan salah satu pemimpin global di sektor hunian berkelas (branded residences). Melalui platform khusus Accor One Living, Accor menghadirkan hunian dan komunitas istimewa bagi para tamu setia serta mitranya. Kategori ini telah berkembang menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri perhotelan global.

Seiring dengan bertambahnya portofolio hunian dengan beragam brand Accor di Asia, minat dan aktivitas pengembangan proyek multifungsi (mixed-use development) maupun kawasan hunian mandiri terus meningkat. Sejumlah proyek menarik yang diumumkan Accor dalam 12 bulan terakhir meliputi Raffles Residences Bali di Indonesia, SLS Residences Phuket Kamala dan SLS Residences Bangkok Sukhumvit 24 di Thailand, serta Mercure Living Genting Highlandsdi Malaysia.

Andrew Langdon, Chief Development Officer Accor, Asia, menyampaikan, “Tahun 2026 tampaknya akan menjadi tahun rekor lainnya bagi perkembangan Accor di Asia, dengan penandatanganan kontrak yang sesuai rencana untuk menghasilkan pertumbuhan rekor keempat berturut-turut di kawasan ini. Semakin banyak pemilik yang menyadari nilai bergabung dengan platform perhotelan yang kuat yang menggabungkan berbagai brand yang diakui secara internasional, distribusi global, dan ALL Accor untuk mendorong pendapatan dan mendukung kinerja jangka panjang aset mereka.”

Dengan beragam portofolio brand yang mencakup penawaran perhotelan luxury, lifestyle, premium, midscale, dan economy, model pengembangan yang fleksibel, serta platform distribusi dan loyalitas global yang kuat, Accor berada pada posisi yang tepat untuk menangkap fase pertumbuhan perhotelan berikutnya di Asia. Grup akan terus bekerja sama dengan pemilik dan mitra untuk memperluas destinasi yang sudah ada, membuka peluang di pasar yang berpotensi besar, dan menerapkan brand dan model operasional yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tamu dan pemilik yang terus berkembang di seluruh wilayah. ***(Yun Damayanti)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *