Tag: destination marketing

KEMENPAREKRAF GELAR MISI PENJUALAN LAGI DI TIONGKOK, DORONG JUNEYAO AIRLINES LAYANI RUTE KE INDONESIA

KEMENPAREKRAF GELAR MISI PENJUALAN LAGI DI TIONGKOK, DORONG JUNEYAO AIRLINES LAYANI RUTE KE INDONESIA

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali menggelar misi penjualan ke Tiongkok. Kali ini misi penjualan berlangsung di kota Shanghai pada 16 Mei 2023 bertempat di The Langham, Shanghai, Xintiandi. Dan di kota Hangzhou pada 18 Mei [more]

MISI PENJUALAN INDONESIA SPICE UP THE WORLD PERTAMA DI PERANCIS BERHASIL MENARIK PERHATIAN CHEF HINGGA SUPERMARKET HALAL

MISI PENJUALAN INDONESIA SPICE UP THE WORLD PERTAMA DI PERANCIS BERHASIL MENARIK PERHATIAN CHEF HINGGA SUPERMARKET HALAL

Tourism for Us – Misi penjualan  (sales mission) Indonesia Spice Up the World (ISUTW) pertama di Perancis minggu lalu berhasil menarik perhatian chef, asosiasi pemilik restoran Perancis, sekolah gastronomi, media hingga supermarket halal di Paris. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) [more]

KEMENPAREKRAF GELAR FESTIVAL REMPAH INDONESIA PERTAMA DI HOUSE OF INDONESIA PARIS

KEMENPAREKRAF GELAR FESTIVAL REMPAH INDONESIA PERTAMA DI HOUSE OF INDONESIA PARIS

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan House of Indonesia Paris (La Maison de L’Indonesie/LMDI) akan menggelar Sales Mission Pemasaran subsektor Kuliner pertama kali di Paris, Perancis, minggu depan. Sales Mission diikuti dengan pameran beragam produk kuliner Indonesia selama tiga minggu pada bulan Mei 2023.   

Rempah-rempah Nusantara yang membumbui kuliner Indonesia. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Sales Mission mengangkat tema ‘’1er Edition Festival Des Epices Indonesiennes’’ (Festival Rempah-Rempah Indonesia Edisi Pertama). Ada tiga agenda yang semuanya dilaksanakan di House of Indonesia Paris. Ketiga agenda itu yakni:

  1. ‘’Special Chef Lunch’’ pada Selasa, 9 Mei 2023. Di program ini akan diperkenalkan rempah-rempah Indonesia kepada chef-chef Perancis yang dilanjutkan dengan jamuan makan siang. Menunya adalah masakan Indonesia yang menggunakan rempah-rempah yang diperkenalkan. Makanannya disiapkan sendiri oleh House of Indonesia Paris.
  2. ‘’Press Conference’’ pada Rabu, 10 Mei 2023, yang ditujukan bagi jurnalis dan media di Perancis.
  3. ‘’Business Workshop’’ pada Jumat, 12 Mei 2023. Ini adalah program pertemuan business-to-business yang akan mempertemukan sellers dari Indonesia dengan calon buyers dari Perancis.

Setelah rangkaian agenda misi penjualan tersebut, dilanjutkan dengan pameran ragam produk kuliner Indonesia mulai tanggal 10 sampai dengan 31 Mei 2023 di House of Indonesia Paris.

Dalam misi penjualan ini, Kemenparekraf mengundang para perwakilan dari sekolah gastronomi, pemilik bisnis kuliner dan restoran, chef, ritel, wholesaler, dan perusahaan halal market di Perancis.

Enam produsen kuliner asal Indonesia akan berpartisipasi di misi penjualan dan festival rempah Indonesia pertama di Perancis yaitu “Lemonilo”, bumbu rendang “Katuju”, lada dan kopi merek “Murni”, produk olahan cokelat “Jika Chocolate”, rempah-rempah “Spice from the East” dan berbagai sambal merek “Sweet & Pedas”.

Buyers nantinya akan disajikan masakan olahan dari produk-produk tersebut. Mereka juga dapat berinteraksi langsung dengan para perwakilan perusahaan untuk mengetahui lebih detil mengenai produk.

Tingginya permintaan ekspor rempah menunjukkan, kualitas produk rempah Indonesia telah diakui dunia. Maka tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan beberapa bumbu dan masakan Indonesia. Selain itu, diharapkan ada kesepakatan bisnis dan terjadi transaksi antara sellers dari Indonesia dan buyers dari Perancis.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Erwita Dianti mengatakan, ‘’Selain komoditi rempah, kita juga mengangkat para artisan kuliner yang makin beragam produknya. Harapan kami adalah mempromosikan produk artisan lokal ini supaya produk Indonesia semakin mendunia.”

Program nasional Indonesia Spice Up the World (ISUTW) adalah strategi memperkenalkan produk rempah dan bumbu masakan Indonesia di mancanegara. Strategi ini juga memacu pengembangan jaringan restoran Indonesia di luar negeri sebagai diplomasi gastronomi Indonesia. Kampanye ISUTW menargetkan nilai ekspor rempah dan bumbu mencapai dua miliar dolar AS dan menghadirkan 4.000 restoran Indonesia di luar negeri pada 2024.***(Yun Damayanti)

INDONESIA INGIN MERAIH WISATAWAN MICE DAN LUXURY DI ATM DUBAI 2023

INDONESIA INGIN MERAIH WISATAWAN MICE DAN LUXURY DI ATM DUBAI 2023

Tourism for Us – Indonesia lebih percaya diri hadir di Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2023. Salah satunya, berbekal berita kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 tahun lalu. Berita itu telah menarik buyers datang ke pavilun Wonderful Indonesia. Mereka ingin mencari tahu lebih jauh mengenai MICE dan [more]

DOUYIN, PLATFORM TIKTOK TIONGKOK UNTUK PEMASARAN PARIWISATA INDONESIA

DOUYIN, PLATFORM TIKTOK TIONGKOK UNTUK PEMASARAN PARIWISATA INDONESIA

Tourism for Us – Media sosial telah menjadi pemain utama dan terpenting dalam pemasaran. Pemilihan platform media sosial yang tepat menjadi krusial untuk menjangkau konsumen yang diinginkan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan DouYin untuk memasarkan pariwisata dan ekonomi [more]

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION DI GUANGZHOU DAN SHENZHEN, BIDIK SEGMEN MICE TIONGKOK

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION DI GUANGZHOU DAN SHENZHEN, BIDIK SEGMEN MICE TIONGKOK

Tourism for Us – Seiring dengan pemerintah Tiongkok melonggarkan kebijakan perbatasannya, warga Tiongkok semakin leluasa bepergian keluar negeri. Indonesia menanggapinya dengan menggelar Sales Mission (misi penjualan) di Guangzhou dan Shenzhen serta perjalanan pengenalan (familiarization trip/famtrip) bagi media Tiongkok selama bulan April 2023.

Table top di Sales Mission China 2023. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Tiongkok merupakan salah satu sumber pasar yang berkontribusi mengirimkan wisatawan terbanyak bagi pariwisata Indonesia. Pemerintah Indonesia menargetkan 255.300 wisatawan Tiongkok pada tahun 2023.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Sales Mission di kota Guangzhou pada 17 April 2023 dan Shenzhen pada 19 April 2023. Misi penjualan di kedua kota tersebut menitikberatkan pada segmen MICE (Meetings, Incentive, Conferences, and Exhibitions).  

Sellers dari Indonesia yang dibawa tidak hanya menawarkan produk leisure tetapi juga produk-produk MICE yang dapat diorganisasikannya. Total 65 buyers menghadiri Sales Mission di  Guangzhou dan Shenzhen.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf Vinsensius Jemadu dalam acara pembukaan Sales Mission di Hilton Hotel Guangzhou, Senin (17/4/2023), mengatakan, Indonesia telah sukses menyelenggarakan banyak konferensi internasional seperti G20, ATF, AVPN Global Conference hingga 8th Destination Wedding Planner Congress. Belum lagi pameran-pameran internasional yang sudah sukses dilaksanakan secara luring (online) dan dihadiri peserta-peserta dari negara lain.

Untuk tahun 2023, Indonesia juga kembali dipercaya menjadi tuan rumah MICE internasional seperti KTT ASEAN, JCI Asia Pacific Congress, hingga World Tourism Network.

Misi penjualan kali ini untuk menguatkan kembali sektor MICE Indonesia di pasar Tiongkok. Dalam keterangan tertulisnya, Vinsen menambahkan, keberhasilan Indonesia menyelenggarakan event-event internasional meningkatkan kepercayaan diri untuk pemulihan pariwisata dan menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Indonesia, terutama segmen wisata bisnis.

Konektivitas Tiongkok-Indonesia

Akses adalah faktor teratas dalam mendatangkan wisatawan. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menekankan, pentingnya konektivitas untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata. Tidak terkecuali untuk menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok berwisata ke Tanah Air.

Sampai dengan saat ini, ada 12 rute penerbangan langsung dari 10 kota Tiongkok yakni Beijing, Xiamen, Guangzhou, Fuzhou, Wuhan, Wenzhou, Shenzhen, Shanghai, Hangzhou dan Nanjing ke Jakarta dan Bali. Total 41 penerbangan dioperasikan oleh delapan maskapai. Kapasitas kursi yang tersedia sebanyak 8.209 kursi per pekan.

Maskapai-maskapai yang melayani penerbangan langsung di antaranya, China Southern Airlines,  Xiamen Air dan Garuda Indonesia. Kegiatan promosi pariwisata pun mengikuti ketersediaan konektivitas langsung dari Tiongkok ke destinasi-destinasi di Indonesia.

Maka untuk Sales Mission dipilih kota Guangzhou dan Shenzhen karena ada penerbangan langsung dari Guangzhou ke Jakarta yang dilayani oleh China Southern Airlines dan Garuda Indonesia, dan rute Shenzhen ke Jakarta yang dioperasikan oleh China Southern Airlines. Sedangkan untuk famtrip, Kemenparekraf bekerja sama dengan Xiamen Air.  

‘’Penerbangan langsung yang lebih banyak akan memudahkan kunjungan turis Tiongkok ke Indonesia. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan mitra maskapai asing seperti Xiamen Air dan sangat mendorong maskapai-maskapai nasional juga dapat membuka kembali rute dan memenuhi kapasitas penumpang setidaknya untuk sampai ke tingkat pra-pandemi,’’ kata Ni Made. ***(Yun Damayanti) 

STRATEGI BARU PELAKU INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA DI MATTA FAIR 2023

STRATEGI BARU PELAKU INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA DI MATTA FAIR 2023

Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata Indonesia melaksanakan strategi baru menggaet wisatawan Malaysia di MATTA Fair. Pameran pariwisata terkemuka di Malaysia itu telah berlangsung pada 17-19 Maret 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia. Menghormati kebijakan Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA), mereka bermitra [more]

PENERBANGAN KE INDONESIA TERBATAS JADI ISSUE UTAMA DI ITB BERLIN 2023

PENERBANGAN KE INDONESIA TERBATAS JADI ISSUE UTAMA DI ITB BERLIN 2023

Tourism for Us – Keterbatasan kapasitas kursi pesawat menuju kawasan Asia khususnya ke Indonesia menjadi problem utama pada 2023. Karena keterbatasan itu maka tiket pesawat menjadi mahal. Bagaimanapun, sellers dan buyers di pameran pariwisata terbesar dunia Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin 2023 tetap antusias. Ancaman [more]

100 TRAVEL AGENTS MALAYSIA HADIRI MONAS TABLE TOP 2023

100 TRAVEL AGENTS MALAYSIA HADIRI MONAS TABLE TOP 2023

Tourism for Us – Menurut travel agents/tour operators Malaysia, Monas Table Top 2023 merupakan table top pertama kali pariwisata Indonesia di Malaysia. Tidak heran, seratusan buyers antusias menghadiri table top ini yang berlangsung di dua kota. Mereka merasa lega, akhirnya, bisa bertatap muka langsung dan melakukan business talks dengan pelaku-pelaku pariwisata Indonesia.

100 travel agents Malaysia hadiri Monas Table Top 2023 di Johor dan Kuala Lumpur. (Foto: Monas Tours)

Monas Table Top sendiri merupakan salah satu agenda marketing tahunan yang dilakukan oleh Monas Tours & Travel, sebuah operator tur berbasis di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan table top tidak hanya untuk memperkuat branding Monas Tours di kalangan pelaku bisnis pariwisata di Malaysia semata. Tetapi kegiatan itu juga menjadi media untuk merawat branding Wonderful Indonesia dan mempromosikan destinasi-destinasi di pasar wisatawan Negeri Jiran.  

‘’Kegiatan ini untuk memperkuat branding Monas Tours agar tetap kuat di pasar Malaysia. Bahwa Monas Tours tidak hanya di Surabaya tetapi juga di Jakarta, Bali and beyond. Kami lakukan ini rutin setiap tahun. Tetapi berhenti sementara saat pandemi,’’ ujar Monas Tjahjono, Direktur Monas Tours.

Monas Table Top  2023 dilakukan di dua kota yang juga merupakan sumber asal wisatawan Malaysia ke Indonesia. Table top pertama digelar di Johor pada 21 Februari 2023. Kemudian table top kedua dihelat di Kuala Lumpur pada 22 Februari 2023. Masing-masing table top bertempat di Grand Paragon Hotel Johor dan Swiss Garden Hotel Kuala Lumpur.  

Sebanyak 16 perusahaan bergabung di Monas Table Top  2023. Sellers terdiri dari hotel-hotel yang ada di Jakarta, Yogyakarta, Bogor, Surabaya dan Bali. Sellers lainnya dari golf course yang ada di Jakarta, Bogor, dan Surabaya. Dan Jatim Park yang mempromosikan taman rekreasi di Batu, Malang, Jawa Timur.

Sellers yang ikut sebagian adalah mitra-mitra kerja Monas Tours dan sebagian lagi non-mitra. Sellers non-mitra melihatnya sebagai sebuah kesempatan dan peluang berpromosi di Malaysia.

Buyers yang hadir di Table Top Johor tercatat sebanyak 36 orang. Sedangkan buyers di Table Top Kuala Lumpur mencapai 65 orang. Selain mitra-mitra bisnis Monas Tours di Malaysia, MATTA Johor Bahru Chapter turut mengirimkan anggota-anggotanya mengikuti Table Top Johor. Sedangkan mitra-mitra bisnis di  Kuala Lumpur mengajak travel agents lainnya ke Table Top Kuala Lumpur.

Paket-paket golf ke Indonesia dari sisi harga sudah masuk untuk pasar Malaysia. Harga-harga paket leisure pun sudah masuk. Tetapi, semua terkendala harga tiket pesawat yang relatif lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Monas melihat, harga tiket pesawat akan turun tetapi tidak akan mencapai level sebelum pandemi.

Monas Table Top 2023 tidak secara spesifik ditujukan sebagai persiapan menjelang MATTA FAIR 2023 yang akan digelar pada 17-19 Maret 2023. Namun, bagi agen-agen di Malaysia memanfaatkan table top ini untuk memperbarui informasi produk-produk perjalanan ke Indonesia. Karena sekarang tidak boleh lagi melakukan direct selling di MATTA Fair. Jadi produk-produk perjalanan tour operators/travel agents Indonesia harus dijual oleh perusahaan travel agents Malaysia yang mengikuti pameran.

Kondisi industri tour operators/travel agents (TO/TA) di Indonesia selangkah lebih baik daripada di Malaysia. Jumlah TO/TA di Malaysia berkurang jauh daripada total anggota MATTA sebelum pandemi. Mereka ada yang sudah tutup sama sekali dan berganti bisnis. Dan mereka yang masih bertahan sebagian masih ada yang memberlakukan working from home (WFH).***(Yun Damayanti) 

PERTEMUAN SELLERS INDONESIA-BUYERS PERANCIS DI WORKSHOP TOURISM INDONESIA DI PARIS MINGGU INI

PERTEMUAN SELLERS INDONESIA-BUYERS PERANCIS DI WORKSHOP TOURISM INDONESIA DI PARIS MINGGU INI

Tourism for Us – Workshop Tourism Indonesia di Perancis akhirnya hadir kembali. Workshop pertama setelah tiga tahun absen mengangkat tema ‘’Indonesia Vous Attend’’ yang artinya, Indonesia menunggu Anda. Program workshop berupa Table Top B-to-B Meeting dan akan digelar pada tanggal 2-3 Maret 2023 di House [more]