Tag: wisata bahari

MENPAR TAWARKAN PELUANG INVESTASI WISATA PELAYARAN INDONESIA DI MONAKO

MENPAR TAWARKAN PELUANG INVESTASI WISATA PELAYARAN INDONESIA DI MONAKO

Tourism for Us – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2025 lebih dari separuh atau 52,6 persen wisatawan mancanegara (wisman) melakukan aktivitas wisata bahari selama berada di Indonesia. Data ini menunjukkan besarnya peluang pengembangan produk dan layanan wisata berbasis kelautan, diantaranya wisata pelayaran. Indonesia [more]

INSA YACHT FESTIVAL 2026 TAMPILKAN GAYA HIDUP MARITIM INDONESIA

INSA YACHT FESTIVAL 2026 TAMPILKAN GAYA HIDUP MARITIM INDONESIA

Tourism for Us – Indonesian National Shipowners Associatioin (INSA) kembalil menyelenggarakan INSA Yacht Festival (IYF) 2026 dan telah berlangsung pada 7-9 Agustus 2026 di Benoa Marina, Bali. Event dua tahunan ini memasuki edisi penyelenggaraan ketiga tahun ini. Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhkan berbagai program, [more]

BALI BENOA MARINA: MEWUJUDKAN MIMPI FASILITAS PELAYARAN WISATA BERKELAS INTERNASIONAL

BALI BENOA MARINA: MEWUJUDKAN MIMPI FASILITAS PELAYARAN WISATA BERKELAS INTERNASIONAL

Tourism for Us – Pembangunan Bali Benoa Marina menjadi langkah krusial dalam pengembangan pariwisata bahari yang berstandar internasional. Marina ini merupakan bagian integral dari fasilitas Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor pelayaran wisata. Dengan adanya marina ini, posisi Indonesia semakin diperkuat di peta pelayaran global, menjadikannya destinasi menarik bagi wisatawan mancanegara (wisman).

Setelah direncanakan lebih dari 10 tahun, akhirnya Ground Breaking Bali Benoa Marina terlaksana, Kamis (22/5/2025). (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Kapasitas Pelabuhan Benoa telah melebihi dari statusnya sebagai Pelabuhan Kelas II. Puluhan kapal pesiar internasional sandar di pelabuhan ini setiap tahun.  

Sementara, tempat tambat yacht atau kapal layar wisata tersebar di beberapa titik karena belum tersedia marina yang layak di Pulau Bali.

Marina merupakan bagian dari cetak biru pengembangan Benoa Port Ultimate. Setelah direncanakan lebih dari 10 tahun, Ground Breaking Bali Benoa Marina akhirnya terlaksana, Kamis (22/5/2025).

Ground Breaking dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Direktur Strategi PT Pelindo Prasetyo, President Director PT Marina Development Indonesia (MDI) Ulf Backlund, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Benoa Aprianus Hangky, dan Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ni Made Ayu Marthini.

Wamenpar Ni Luh Puspa mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi bahari yang sangat besar dan menjanjikan. Oleh karena itu, pengembangan fasilitas penunjang Bali Benoa Marina harus didukung dan menjadi prioritas khusus.

‘’Proyek ini akan menjadi katalis marina-marina lainnya di Indonesia dari Sabang hingga Raja Ampat, dari Labuan Bajo hingga Morotai, yang pada akhirnya mampu menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama bagi pelayaran wisata dunia,’’ kata Ni Luh.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menambahkan bahwa kehadiran marina ini diharapkan mampu memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan dan berkualitas di Bali. terutama berhubungan dengan konektivitas perjalanan Bali via laut.

‘’Ke depan, marina ini bisa menjadi salah satu pola pusat pertumbuhan ekonomi bertaraf internasional. Perjalanan ke Bali betul-betul bisa melalui darat, laut, dan udara,’’ pungkas Giri Prasta. ***(Yun Damayanti) 

KEMENPAREKRAF-BASARNAS PERKUAT STANDAR PROTOKOL KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN WISATA BAHARI DI LABUAN BAJO

KEMENPAREKRAF-BASARNAS PERKUAT STANDAR PROTOKOL KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN WISATA BAHARI DI LABUAN BAJO

Tourism for Us – Keselamatan dan keamanan pelayaran wisata merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya standar protokol keselamatan dan keamanan pelayaran maka kepercayaan wisatawan terhadap destinasi akan meningkat pula. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan Badan Nasional Pencarian dan [more]

KEMENPAREKRAF DORONG PENGUATAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN WISATA BAHARI DI INDONESIA

KEMENPAREKRAF DORONG PENGUATAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN WISATA BAHARI DI INDONESIA

Tourism for Us – Sebagai negara maritim, Indonesia wajib mempunyai standar prosedur keselamatan dan keamanan wisata bahari. Melalui prosedur keselamatan dan keamanan yang kuat, perkembangan pariwisata bahari di Indonesia bisa semakin meningkat. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar focus group [more]

PROMOSI WISATA BAHARI BALI & BEYOND TERINTEGRASI PERTAMA DI BOOT DUSSELDORF 2024

PROMOSI WISATA BAHARI BALI & BEYOND TERINTEGRASI PERTAMA DI BOOT DUSSELDORF 2024

Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata global mungkin belum pernah melihat promosi produk-produk wisata bahari Indonesia dihadirkan secara terintegrasi. Kehadiran Yacht Service Bali (YSB) dan Wanderlust Cruise & Travel di Boot Dusseldorf 2024 di Dusseldorf, Jerman selama delapan hari menjadi oase kecil bagi ceruk pasar wisata minat khusus di subsektor wisata berlayar (yachting tourism). Pengunjung bisa mencari berbagai informasi dan peluang kerja sama bisnis terkait wisata bahari di negeri kepulauan terbesar di dunia.

Yacht Service Bali dan Wanderlust Cruise & Travel memboyong koleksi kapal-kapalnya dan beragam destinasi di Boot Dusseldorf 2024, Jerman pada 20-28 Januari 2024. (Foto: Iwan J. Prawira/YSB)

Promosi wisata berlayar terintegrasi pertama Indonesia

Yacht Service Bali dan Wanderlust Cruise & Travel memboyong koleksi kapal-kapalnya dan beragam destinasi di Boot Dusseldorf 2024. Pameran kapal dan wisata bahari di kota Dusseldorf, Jerman ini berlangsung pada 20-28 Januari 2024.

Yacht Service Bali hadir dengan boat collection di antaranya Aneecha Sailing Catamaran, Paula Catamaran, Accura, Karang Putih, Paradise Boat, Kaia Explorer, Kaliste dan Twins Boat. Kemudian ditambah dengan koleksi public fast boat dari Wanderlust Cruise yakni Glory Prime dan Crystal Ocean 7. Kedua kapal cepat (fast boat) itu melayani penyeberangan dari Bali ke tiga gili dan Lombok.

Booth YSB dan Wanderlust Cruise & Travel mengambil tema ‘’Exploring Indonesia by the Sea’’. Nusa Penida, the Gili islands, Lombok, Teluk Saleh, Satonda, Flores, Banda Neira adalah highlight destinasi yang dipromosikan pada keikutsertaan pertama kali di Boot Dusseldorf 2024. Selain itu, mereka juga menggadang koleksi kapal wisata dan destinasi Jawa dan Bali untuk pasar Eropa.

Wanderlust Cruise & Travel dan YSB menawarkan Kapal Layar (KL) Aneecha Sailing dan KL Paulus Sailing bagi mereka yang suka berlayar dan bersantai serta bermain bersama angin dan ombak di laut.

Sedangkan Kapal Motor (KM) Karang Putih diperuntukkan bagi grup kecil yang membutuhkan kecepatan untuk sampai di Nusa Penida. Kapal ini cocok untuk menjelajahi lansekap spektakuler di pulau-pulau kecil (nusa) di sekitar Pulau Bali.  

Wanderlust Cruise & Travel adalah Destination Management Company (DMC) yang berdiri pada tahun 2022. Sebagai DMC, Wanderlust adalah travel designer sehingga bisa membuatkan rencana perjalanan baik di laut maupun di darat dengan berkolaborasi dengan YSB sebagai penyedia kapal. Selain itu, DMC ini juga menawarkan program overland Jawa-Bali bahkan Lombok dan Flores.

Iwan J. Prawira, CEO Yacht Service Bali dan Managing Partners Wanderlust Cruise & Travel (DMC), mengatakan, ini pertama kalinya hadir di pameran Boot Dusseldorf.

‘’Respon pengunjung sangat antusias. Respon terhadap destinasi Bali juga sangat baik,’’ ujar Iwan penuh rasa syukur.  

Ditambahkannya, ‘’Yang paling dicari oleh pengunjung business-to-business (B-to-B) tentunya adalah kerja sama agen. Dan yang paling dicari oleh pengunjung individual atau public adalah sewa kapal dan bawa sendiri.’’

Tapi, dia mengingatkan, wisatawan asing menyewa kapal lalu membawa sendiri kapalnya mustahil dilakukan di Indonesia. Karena peraturan di Indonesia mengharuskan memakai skipper (nakoda) orang Indonesia.

YSB selaku perusahaan yacht service yang berdiri sejak tahun 2012 ruang lingkupnya adalah manajemen atau operator yacht, membuatkan atau menawarkan ownership program atau investasi, dan menjalankan sales and marketing untuk yacht rental atau charter.

‘’Boat bisa punya sendiri atau boat orang lain yang kami kelola. Sedangkan untuk program ownership (kepemilikan) atau investasi, tantangannya adalah perbankan di Indonesia belum bisa mendukung financing-nya. Ini salah satu masalah juga dalam membangun wisata layar di Indonesia,’’ kata Iwan.

Kadek Umaya Yogiani, General Manager Wanderlust Cruise & Travel, menerangkan lebih lanjut, ‘’Kami punya travel designer Wanderlust untuk menyusun itinerary dan yacht service yang menyediakan produknya. Jadi kami bisa membuat berbagai program sesuai pesanan. Ini juga bisa untuk mereka yang ingin secara khusus mendesain proram liburannya sendiri.’’

Perkembangan wisata berlayar di Indonesia melempem

Selama delapan hari berada di Boot Dusseldorf 2024, Iwan melihat, wisata bahari khususnya wisata berlayar di Indonesia tertinggal jauh. Industri yacht di dunia secara khusus berdiri sendiri dan kedudukannya sejajar dengan industri kapal pesiar, industri selam, industri perhotelan, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang telah menjadi industri dalam pariwisata.

Menurutnya, usaha yang berkembang saat ini adalah perusahaan operator kapal terutama di Labuan Bajo dan Raja Ampat. Tidak ada data dan jumlah pasti mengenai perkembangan perusahaan yacht service di Indonesia.

Marina menjadi faktor penting dalam membangun dan mengembangkan wisata berlayar. Keberadaan marina akan membentuk rute pelayaran. Karena marina adalah tempat atau titik tujuan untuk beristirahat (rest area) para pelayar.

Peran sebuah marina bukan hanya tempat menyandarkan kapal saja. Tetapi juga berfungsi menyediakan kebutuhan logistik dasar pelayaran yakni supply air tawar bersih, bahan bakar, tempat parkir di laut dan darat. Selain itu, marina juga menyediakan jasa perbaikan kapal berupa bengkel dan spare part.

Marina bagi para pelayar adalah pintu untuk mengenal masyarakat lokal beserta budayanya. Di titik peristirahatan, para pelayar berkesempatan mempelajari tradisi, mencicipi kuliner tradisional, belanja produk lokal, mengunjungi situs-situs menarik, mengurus keperluan administrasi dan lain sebagainya.

Sampai saat ini, marina yang layak di Indonesia hanya ada empat yaitu Nongsa Point Marina Batam, Kepulauan Riau; Batavia Marina Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta; Marina Medana Lombok dan Marina Del Ray Gili Gede, Nusa Tenggara Barat.

Selebihnya bisa dikatakan baru menjadi dermaga (jetty). Karena di situ hanya tempat untuk menyandarkan kapal dan akses keluar-masuk orang dan barang dari dan ke kapal tetapi layanan lainnya tidak tersedia. Ini termasuk yang ada di dalam kawasan Pelabuhan Benoa dan Serangan, Bali.

 ‘’Sebenarnya, konsep awal 1000 marina oleh Presiden Joko Widodo sudah benar. Ibarat kita menyediakan rute jalan tol untuk yacht dengan rest area marina. Tetapi, karena rest area tidak ada, jadi ya…, akan sulit mengundang lebih banyak pelayar mau datang ke Indonesia,’’ tutur Iwan.

Lalu, bagaimana dengan wisatawan berlayar mancanegara yang telah mengunjungi pulau-pulau kecil, daerah-daerah terluar dan terdepan di Indonesia? Dermaga tetap dibutuhkan. Pemerintah daerah dan warga lokal perlu didampingi agar dapat melihat dan mendengar layanan apa yang bisa diberikan kepada para pelayar. Dari sebuah dermaga bukan tidak mungkin bisa naik kelas menjadi sebuah marina yang layak.        

‘’Biarkan yacht dari luar negeri datang duhulu selama lima  tahun pertama. Agar sektor ini hidup dulu. Baru kemudian kita bangun industrinya. Dan, untuk membangun wisata dengan kapal layar, keberadaan marina menjadi wajib,’’ Iwan berpendapat.

Mendatangkan sebanyak mungkin pelayar mancanegara untuk berlayar di perairan Indonesia dalam jangka waktu tertentu agar wisata layar terbentuk dahulu. Ini sudah lama sekali dikumandangkan. Tetapi tampaknya itu masih jalan-di-tempat.

Pemerintah memang sudah melakukan beberapa upaya melalui kebijakan yang mempermudah pelayar mancanegara masuk ke Indonesia seperti registrasi online, tetapi tampaknya itu saja belum cukup.

Produk wisata bahari Indonesia masih dipahami secara sempit sebatas wisata selam, wisata selancar dan kapal pesiar serta lokasi swafoto. Selain itu kurang dipedulikan. Kenyataannya, di luar sana telah berkembang produk-produk seperti safari kayak laut (sea kayak), touring dengan jetski, kitesurfing dan sebagainya.

Tidak dipungkiri, orang Indonesia tidak kenal dan/atau takut berlayar di laut. Tetapi sekarang, senyap dari viralisasi, di Jakarta sudah mulai ada persewaan kapal layar untuk menjelajahi Kepulauan Seribu.    

Boot Dusseldorf 2024. (Foto: Messe Dusseldorf/Ctillmann)

Boot Dusseldorf

Boot Dusseldorf adalah pameran kapal pesiar dan olahrraga air terbesar di dunia. Boot Dusseldorf 2024 menempati lahan seluas 220.000 meter persegi dan terbagi dalam 16 ruang pameran. Pameran tahun ini diikuti lebih dari 1.500 peserta pameran dari 68 negara. Dan dihadiri hampir 237.000 pengunjung dari lebih 60 negara selama delapan hari pemeran berlangsung.

Baik pelaut yang menggunakan kapal layar maupun kapal bermotor menemukan perahu sempurna di sini. Baik perahu kecil, kapal pesiar, atau kapal pesiar mewah ada di pameran. Selain itu juga berbagai olahraga air mulai dari menyelam, selancar, skimboarding, kitesurfing, stand up paddling dan kano menjadi fokus di Boot Dusseldorf dengan peralatan yang sesuai tersedia. Pameran juga didukung dengan beragam program seminar, lokakarya yang menampilkan mitra wawancara menarik setiap hari.***(Yun Damayanti) 

20 TAHUN SAIL TO INDONESIA…DAN TERUS BERLAYAR

20 TAHUN SAIL TO INDONESIA…DAN TERUS BERLAYAR

Tourism for Us – Reli layar internasional ‘Sail to Indonesia’ merupakan acara bahari terpanjang, terlama, dan terbesar di dunia yang digelar dalam satu negara. Sail to Indonesia sudah berlangsung selama 20 tahun. Penyelenggaraan event ini tidak pernah terhenti/terputus. Dan event tersebut telah diikuti oleh pelayar [more]

TANJUNG LESUNG TUNA GAME FISHING COMPETITION 2023 DIGELAR BULAN DEPAN DI PERAIRAN SELAT SUNDA

TANJUNG LESUNG TUNA GAME FISHING COMPETITION 2023 DIGELAR BULAN DEPAN DI PERAIRAN SELAT SUNDA

Tourism for Us – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia (FORMASI) menginisiasi Tanjung Lesung Tuna Game Fishing Competition 2023. Lomba mancing ini akan diselenggarakan pada 7 Oktober 2023. Lokasi perlombaan mancing tuna itu berada di perairan berjarak 1 hingga [more]

TOLONG! JANGAN LAKUKAN INI PADA TERUMBU KARANG DAN BINTANG LAUT

TOLONG! JANGAN LAKUKAN INI PADA TERUMBU KARANG DAN BINTANG LAUT

Tourism for Us – Mengapa kita tidak boleh menyentuh binatang-binatang laut seperti terumbu karang (coral reefs) dan bintang laut?

Lebih dekat dengan Terumbu Karang

Fix! Terumbu karang adalah hewan. Terumbu karang merupakan koloni hewan laut mikroskopis berbentuk seperti tube yang disebut polip. Diameter individu polip antara 1-3 milimeter. Setiap polip memiliki mulut yang dikelilingi tentakel berbentuk simetri enam lipat. Dalam klasifikasi ilmiah, terumbu karang termasuk divisi (phylum) Cnidaria dan kelas Anthozoa. Mereka berkerabat dengan ubur-ubur dan anemon.

Perairan Indonesia khususnya di bagian timur merupakan bagian dari coral triangle dunia. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Karang yang kita pahami sebagai batu adalah hasil sekresi dari metabolime polip. Sekresi dari polip mengandung kalsium karbonat. Sekresi ini kemudian mengeras menjadi cangkang dan membentuk terumbu. Cangkang keras itu melindungi polip. Dan cangkang keras tersebut terus berkembang hingga menjadi terumbu karang.

Seberapa besar koloni polip menghasilkan kalsium karbonat untuk mengeras menjadi terumbu karang tergantung pada spesiesnya. Terumbu karang atau rumah polip bisa berkembang sampai dengan 10 centimeter saja dalam setahun. Kecepatan perkembangannya hampir sama seperti pertumbuhan rambut manusia. Sebuah koloni karang lunak memiliki potensi perkembangan hanya 2-4 centimeter per tahun.

Karang lainnya seperti spesies yang berbentuk kubah dan plat dapat berkembang lebih besar. Contoh, karang piring Fungia yang memiliki polip tunggal dapat berkembang sampai berdiameter 25 centimeter. Tetapi, kecepatan perkembangannya hanya berkisar 0,3-2 centimeter per tahun.

Polip si hewan mikroskopis berada di dalam benjolan-benjolan kecil di permukaan terumbu karang. Di dalam benjolan sekecil itu, polip tidak tinggal sendirian. Di situ juga ada alga, di antaranya zooxanthellae.  

Cangkang keras yang terbuat dari kalsium karbonat tidak hanya melindungi polip tetapi juga alga. Polip dan alga hidup berdampingan di bawah perlindungan yang sama. Oleh karena itu, mereka sepakat untuk bekerja sama dan menjalin hubungan simbiosis.

Alga zooxanthellae memproduksi makanan melalui fotosintesis dan memberikan warna pada terumbu karang. Alga berterima kasih karena mereka telah diizinkan tinggal, berbagi tempat perlindungan dengan para polip di dalam terumbu karang.

Satu karang dibangun oleh ribuan hingga ratusan ribu polip. Bersama-sama dengan alga coralline dan kelompok lain yang menghasilkan kerangka batu kapur, karang secara bertahap membangun struktur tiga dimensi yang kompleks dari terumbu karang.

Paulo Maurin, Education and Fellowship Coordinator for National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Coral Reef Conservation Program, mengatakan, para ilmuwan memperkirakan 25% dari seluruh spesies di bawah laut hidup di dalam dan di sekitar terumbu karang. Itu membuatnya menjadi salah satu habitat paling beragam di seluruh dunia. Keberagaman spesies yang ada di terumbu karang sangat kaya. Sehingga tidak ada hitungan pasti berapa banyak spesies yang hidup di dalamnya. Karena spesies baru selalu ditemukan setiap tahun. (education.nationalgeographic.org).

Dalam salah satu artikel yang dipublikasikan oleh Natural History Museum (nhm.ac.uk) diterangkan, lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia bergantung pada terumbu karang untuk makanan, pekerjaan, dan pertahanan pesisir. Punggungan terumbu karang bertindak sebagai penghalang dan dapat mengurangi energi gelombang sampai dengan 97% sehingga memberikan perlindungan penting dari ancaman seperti tsunami.

Terumbu karang juga membantu melindungi kawasan seperti hutan bakau dan padang lamun yang bertindak sebagai pembibitan hewan laut dan kawasan pesisir yang dihuni manusia. Dan ekstrak dari hewan dan tumbuhan yang hidup di terumbu karang telah digunakan untuk mengembangkan pengobatan asma, artritis, kanker dan penyakit jantung.

Kenaikan suhu air laut karena perubahan iklim telah mengganggu hubungan harmonis antara terumbu dan alga. Dengan air laut semakin menghangat, zooxanthellae terlempar keluar  dari jaringan karang. Hal itu mengakibatkan terumbu karang kekurangan suplai makanan dan kehilangan pemberi warna-warninya yang disebut ‘’coral bleaching’’.

Coral bleaching tidak selalu berarti kematian bagi terumbu karang. Terumbu bisa pulih dan menjadi tempat tinggal bagi zooxanthellae lagi. Tetapi prosesnya memerlukan suhu yang lebih rendah.

Selain itu, suhu air laut yang menghangat juga menjadikannya semakin asam. Pengasaman air laut membuat terumbu sulit membangun kerangka luar yang keras.

Bintang laut. (Foto: Pexels/Pixabay)

Bintang Laut yang imut bukan untuk properti foto

Bintang laut dengan kelima kakinya dan warna-warni yang menarik memang tampak sangat imut. Kita sungguh tergoda untuk bisa berfoto bersamanya, kan? Eit, sebelum memegang dan mengangkatnya untuk properti foto, kita kenalan dulu sama si bintang laut.

Bintang laut adalah hewan invertebrata. Dalam klasifikasi ilmiah, hewan ini termasuk filum Echinodermata dan kelas Asteroidea. Sebagai hewan invertebrata sudah pasti dia tidak memiliki tulang punggung antar ruas-ruas tulang belakang. Pun tidak memiliki rangka yang mampu membantunya bergerak. Rangka berbentuk cakram yang ada berfungsi sebagai perlindungan.

Bintang laut bergerak dengan menggunakan sistem vaskular air. Hewan ini bergantung pada kaki tabung yang terletak di bagian ventral lengan bintang ular. Kaki-kaki tabungnya berfungsi untuk bergerak dan membantu menangkap makanan. Dia merayap sepanjang dasar laut dalam kecepatan yang cukup rendah.

Selain itu, bintang laut mengabsorbsi oksigen dari air laut melalui kanal-kanal yang ada di sekujur tubuh luarnya. Mereka juga sensitif dengan zat-zat tidak dikenal yang menyentuh tubuhnya.

Habitat bintang laut mulai dari perairan dangkal hingga perairan dalam. Keberadaannya hampir tersebar di seluruh lautan di dunia. Bintang laut yang sering ditemukan di pantai kemungkinan besar jenis yang hidup di perairan dangkal.

Dr. Christopher Mah, seorang ahli biologi kelautan dalam bidang evolusi dan biologi bintang laut dari Smithsonian Institution, menerangkan kepada New Zealand Herald (nzherald.co.nz), seberapa lama bintang laut bisa bertahan di luar air bergantung pada spesiesnya. Bagaimanapun, mereka membutuhkan air agar dapat hidup. 

‘’Bintang laut dan kerabatnya memasukkan air laut ke dalam tubuh mereka untuk menggerakkan kaki tabung, menopang rongga tubuh mereka, menyediakan sirkulasi dan banyak fungsi dasar tubuh lainnya,’’ kata Dr. Mah.

Di kulit manusia terdapat berbagai macam substansi. Ada bakteri, minyak yang diproduksi secara alami oleh tubuh manusia, dan berbagai zat kimia dari produk-produk kecantikan yang digunakan. Itu semua dapat membuat bintang laut stres dan membahayakan hidupnya.

Wisatawan juga ikut bertanggung jawab menjaga keindahan alam bawah laut Indonesia

Wisatawan datang ke laut sebagai tamu untuk berekreasi. Sebagai tamu mesti mengetahui etika saat beraktivitas. Salah satunya, ada sejuta satu angle foto bisa dieksplorasi tanpa harus menyentuh apalagi sampai memegang dan menginjaknya hingga membuat hewan-hewan laut menderita.

Apapun kegiatan di laut, wisatawan harus selalu berhati-hati dan melakukannya secara bertanggung jawab. Atau, di masa depan manusia hanya bisa membayangkan keindahan kehidupan di bawah laut dari film animasi Finding Nemo dan Spongebob Squarepants.***(Yun Damayanti) 

PERTAMA DI INDONESIA! DEEP EXTREME INDONESIA 2023 TAWARKAN ‘MENCOBA EXTREME SPORT’ DI PAMERAN

PERTAMA DI INDONESIA! DEEP EXTREME INDONESIA 2023 TAWARKAN ‘MENCOBA EXTREME SPORT’ DI PAMERAN

Tourism for Us – Deep and Extreme Indonesia 2023 (DXI), pameran selam, bahari dan petualangan terbesar di Asia, menawarkan pengalaman untuk mencoba extreme sport di venue pameran. Pengunjung tidak hanya dapat melihat-lihat dan membeli beragam produk untuk kegiatan selam dan kegiatan petualangan lainnya, tetapi juga [more]