Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata global mungkin belum pernah melihat promosi produk-produk wisata bahari Indonesia dihadirkan secara terintegrasi. Kehadiran Yacht Service Bali (YSB) dan Wanderlust Cruise & Travel di Boot Dusseldorf 2024 di Dusseldorf, Jerman selama delapan hari menjadi oase kecil bagi ceruk [more]
Tourism for Us – Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang merangkum 110 event berkualitas akan terselenggara secara merata sepanjang tahun. Ini yang membedakan penyelenggaraan KEN 2024 dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Dengan meratanya penyelenggaraan event diharapkan mampu meningkatkan perekonomian nasional dan memberikan multiplier effect kepada masyarakat. [more]
Tourism for Us – Beragam parade festival seni dan budaya menyemarakkan peluncuran Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Peluncuran ini sebagai momentum menyambut rangkaian festival yang diharapkan mampu menggeliatkan event-event daerah yang berkualitas.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (27/1/2024), mengatakan, beragam acara tersebut dihadirkan juga salah satunya untuk mempromosikan dan mengenalkan berbagai event ke masyarakat luas.
‘’Sejak diluncurkan pada 2021, KEN berhasil mendorong peningkatan perekonomian daerah. Saya berharap event KEN 2024 yang menyajikan kegiatan menarik seperti musik, budaya, seni dan karnaval hingga kuliner ini bisa meningkatkan pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman),’’ ujar Menparekraf Sandiaga.
KEN Festival terdiri dari lima zona interaktif yaitu Zona Budaya, Zona Seni, Zona Musik, Zona Karnaval, dan Zona Kuliner. Kelima zona merupakan hasil kolaborasi dengan daerah. Ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkesan kepada para pengunjung sekaligus mempromosikan event-event KEN yang akan datang.
Selain menikmati aktivitas festival , pengunjung TMII juga dapat menyaksikan langsung penampilan dari para pegiat seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir memeriahkan peluncuran ini seperti Jember Fashion Carnival, Solo Keroncong Festival, Festival Babukung, Festival Gandrung Sewu, Aceh Perkusi, Festival Ronthek Pacitan, Festival Teluk Tomini, dan masih banyak lagi.
Aktivitas makin lengkap dengan hadirnya mitra-mitra yang turut berpartisipasi antara lain Bank Mandiri, Grab, Citilink, tiket.com, Mister Aladin, Djalanin, dan Atourin.
KEN merupakan program strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) dalam mempromosikan destinasi pariwisata melalui kegiatan (event) yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisman serta menggerakkan wisnus agar berwisata di Indonesia.
KEN pertama kali diselenggarakan pada 2021 sebagai penyempurnaan program Calender of Event (CoE) yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh Kemenparekraf. Pada edisi pertama, KEN mewadahi 83 event terpilih dari 34 provinsi.
Proses kurasi KEN 2024 telah dilakukan pada November-Desember 2023. Ada tiga tahapan utama. Di antaranya seleksi administrasi, konten dan wawancara.
Tahun ini, proses kurasi melibatkan Tim Kurator terdiri dari lima bidang yakni Bidang Ide dan Inovasi, Bidang Pemasaran dan Strategi Komunikasi, Bidang Magement Kegiatan, Bidang Manajemen Keuangan, dan Bidang Analisis Dampak.
Setelah melalui tahapan kurasi, KEN 2024 merangkum 110 event unggulan dari 252 event usulan Dinas Pariwisata Provinsi dari seluruh Indonesia.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Hotel-hotel Indonesia memborong penghargaan di ajang ASEAN Tourism Awards 2024. Selain itu, kota Balikpapan dan Surabaya juga memperoleh penghargaan untuk kategori ASEAN Clean Tourist City Awards. Dan pelaku ekonomi kreatif serta venue pun tidak ketinggalan memperoleh penghargaan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi [more]
Tourism for Us – Indonesia akan menjadi tuan rumah (host) dua event internasional hasil kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama United Nations World Tourism Organization (UNWTO) pada tahun 2024. Dua event itu adalah ‘’Indonesia Tourism Investment Forum’’ di Jakarta [more]
Tourism for Us – Capaian potensi bisnis dari Travex ASEAN Tourism Forum (ATF) 2024 melebihi target. Dari travel exchange (travex) di Laos, Indonesia memperoleh potensi lebih dari 19.000 calon wisatawan mancanegara (wisman) dan devisa Rp 41 miliar. Sebelumnya, nilai transaksi potensial ditargetkan hanya Rp 22 miliar. Travex ATF 2024 telah berlangsung pada 24-26 Januari 2024 di Lao ITECC Exhibition Center, Laos.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi travex ATF 2024 dan bertemu dengan sellers yang mengisi paviliun Wonderful Indonesia, Jumat (26/1/2024),
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi travex ATF 2024, Jumat (26/1/2024), dan bertemu dengan sellers yang mengisi paviliun Wonderful Indonesia.
Pada travex ATF tahun ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) membawa 13 sellers terdiri dari operator tur/agen perjalanan, akomodasi dan operator kapal phinisi (liveaboard).
Borobudur sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dipilih sebagai tema utama paviliun Wonderful Indonesia. Dan Desa Wisata Candirejo menjadi destinasi utama yang ditawarkan kepada para buyers.
‘’Alhamdulillah kita bisa membawa pulang capaian yang sangat membanggakan. Karena awalnya tidak terlalu memiliki ekspetasi yang tinggi. Tetapi, ternyata hasilnya optimal dan melebihi target hingga hampir dua kali lipat,’’ ujar Menparekraf Sandiaga.
Travex pada ASEAN Tourism Forum merupakan forum business-to-business (B-to-B) bagi para pelaku usaha pariwisata dari negara-negara ASEAN. Travex diikuti oleh national tourism organization (NTO), pelaku industri pariwisata seperti hotel, operator tur/agen perjalanan, penyelenggara MICE dan lain-lain. Travex ATF2024 dihadiri sekitar 700-1.000 pengunjung dari berbagai kalangan termasuk investor.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Pemerintah Provinsi Bali akan mengenakan Pungutan Wisatawan Asing (PWA) atau International Tourist Levy mulai 14 Februari 2024. Pungutan ini bukan pajak. PWA adalah kontribusi wisatawan untuk menjaga alam dan menguatkan budaya dan tradisi serta mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik lagi [more]
Tourism for Us – Dalam pertemuan bilateral dengan Laos dan Kamboja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak kedua negara melalui masing-masing menteri pariwisatanya untuk memperkuat kerja sama pengembangan situs budaya dalam payung ASEAN Single Destination. Menparekraf [more]
Tourism for Us – Indonesia akan melanjutkan komitmen mengimplementasikan ASEAN Mutual Recognition on Tourism Professional (ASEAN MRA-TP) untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghadirkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata.
The 27th Meeting of ASEAN Tourism Ministers (M-ATM), ATF 2024. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, kualitas sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama kepentingan nasional setiap negara anggota ASEAN di berbagai sektor. Menparekraf juga menekankan, prioritas implementasi penuh ASEAN MRA-TP untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghadirkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata. Hal tersebut disampaikannya pada the 27th Meeting of ASEAN Tourism Ministers (M-ATM), Kamis (25/1/2024), di Viantiene, Laos.
‘’Indonesia melanjutkan komitmen untuk implemetasi MRA-TP yang sedang berjalan. Oleh karena itu, saya dengan tulus berharap dapat menjalin banyak kolaborasi besar dengan seluruh negara anggota ASEAN untuk lebih meningkatkan kapasitas profesional pariwisata, mempromosikan program pertukaran mahasiswa dan dosen, serta memperluas gerakan antar masyarakat di bawah payung MRA-TP,’’ ujar Sandiaga.
Indonesia berkomitmen menerapkan kurikulum ASEAN MRA-TP. Kurikulum tersebut telah disebarkan ke berbagai politeknik pariwisata di Indonesia sejak tahun lalu.
Kurikulum ASEAN MRA-TP diharapkan akan mendorong kemampuan hardskill dan softskill mahasiswa. Sehingga keterampilan mahasiswa semakin terasah dengan baik agar siap terjun ke dunia usaha, dunia kerja, dan dunia industri. Selain itu juga memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi ternama di dunia.
‘’Saat ini politeknik pariwisata di bawah naungan kami sudah menerapkan ASEAN Common Comptency Standard for Tourism Professional (ACCSTP) dan Common ASEAN Tourism Curriculum (CATC) yang berbasis industri , fleksibel, dan terstruktur dengan baik untuk enam bidang pekerjaan (sektor perhotelan dan perjalanan) di sektor pariwisata. Semua politeknik pariwisata tersebut menjadi pilot project yang menjadi contoh bagi lembaga pendidikan vokasi lainnya di kawasan ASEAN,’’ kata Sandiaga.
Indonesia akan selalu berupaya mengembangkan kebijakan untuk mendukung pendidikan dalam berbagai cara. Karena pendidikan adalah jenis investasi terbaik.
Indonesia sebagai lead country coordinator ASEAN MRA-TP terus berupaya mendorong adanya sekretariat regional di Indonesia. Dengan kehadiran sekretariat regional ini diharapkan dapat memfasilitasi terciptanya tenaga kerja profesional pariwisata di ASEAN.
Pertemuan tingkat tinggi menteri-menteri pariwisata ASEAN merupakan rangkaian program dari ASEAN Tourism Forum (ATF) yang berlangsung pada 23 hingga 27 Januari 2024 di Laos.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak diaspora Indonesia di Laos turut aktif mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Indonesia di pasar internasional khususnya melalui industri kuliner. Dalam pertemuan dengan diaspora Indonesia di Kedutaan Besar Republik [more]