Ini dia hal-hal yang perlu diketahui sebelum membuat campervan dan motorhome Tourism for Us – Permintaan pembuatan kendaraan rekreasi jenis campervan dan motorhome di Indonesia terus naik terutama sejak 2018. Delima Jaya, salah satu karoseri pembuat campervan dan motorhome di Bogor, melihat kenaikan permintaan sampai [more]
Tourism for Us – Pemerintah mulai menguji coba pembukaan 20 tempat/atraksi wisata di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta serta Jawa Timur pada bulan September ini. Menurut rencana, uji coba dilakukan secara bertahap. Uji coba dilakukan di atraksi-atraksi wisata yang sudah dapat menerapkan protokol [more]
Tourism for Us – Dengan motorhome, kita tidak meninggalkan kenyamanan rumah selama bepergian. Selain daripada itu, dua kebutuhan utama perjalanan, transportasi dan akomodasi, terpenuhi hanya dengan satu alat saja.
Unit motorhome Grup PO Bis SAN. Motorhome dan campervan bukan tren sesaat.Terbuka banyak peluang usaha dari keberadaan motorhome dan campervan. (Foto: Yun Damayanti)
Motorhome adalah salah satu dari jenis kendaraan rekreasi di darat selain campervan dan karavan. Layaknya sebuah rumah, di dalam motorhome ada: area duduk dengan meja dan kursi atau sofabed, area tidur, area dapur, area kamar mandi, area penyimpanan, dan tentu saja ruang kemudi. Semua fitur kelengkapan rumahnya dibuat dalam ukuran yang lebih kecil namun serba fungsional dan efisien guna menyiasati luas ruang yang terbatas. Selain itu, motorhome juga dilengkapi dengan energi listrik dan air bersih. Fitur-fitur kelengkapan motorhome harus memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penumpang dan barang bawaan selama perjalanan.
Grup PO Bis SAN asal Bengkulu, salah satu operator bis antarkota antarprovinsi (AKAP) Trans Sumatera dan Trans Jawa, sudah selesai membangun satu unit motorhome. Kendaraan yang digunakan Isuzu ELF NLR 55 TLX. Motorhome berukuran 6 x 1,835 x 3,2 meter itu dapat mengakomodasi empat sampai lima orang. Motorhome dibuat untuk keluarga atau kelompok kecil.
Ruang tidur di bagian belakang motorhome bisa diperpanjang saat parkir. Di situ bisa memuat sampai tiga orang dewasa tidur. Sedangkan ruang tidur lainnya berada di atas ruang kemudi. Di sana bisa memuat sampai dua orang. Setiap ruang tidur dilengkapi matras setebal 10 sentimeter dengan tingkat kekerasan medium. Matras cukup nyaman dipakai untuk beristirahat.
Di bagian tengah ada ruang kamar mandi yang dilengkapi dengan toilet duduk dan shower; kitchenette dengan laci-laci dan lemari serta rak-rak tempat penyimpanan; serta empat kursi dan sebuah meja yang bisa dilipat dan digeser. Dua dari empat kursi bisa diputar dan direbahkan (reclined).
Pendingin udara di kabin berasal dari alat penyejuk udara yang dipasang di atap dan blower besar di belakang kursi kemudi. Masing-masing penyejuk udara dapat dikendalikan sendiri. Selain itu, di bagian atap kabin dilengkapi dengan exhaust yang dilapis penutup transparan sehingga cahaya dapat masuk ke dalam ruangan.
Lemari pendingin (fridge), kompor listrik induksi dan microwave adalah fitur-fitur esensial yang ada di kitchenette. Kitchen sink berpenutup menambah ruang di meja kitchenette. Kenop laci dan lemari dengan sistem tekan berfungsi sebagai pengunci sekaligus pegangan untuk membuka dan menutup serta meminimalisasi benda-benda lain tersangkut. Dan sebuah televisi untuk hiburan selama motorhome berjalan.
Untuk melengkapi waktu bersantai saat motorhome parkir, awning selebar sekitar tiga meter yang digerakan secara otomatis dengan listrik memberi keteduhan maksimal. Sebuah meja lipat lainnya dan satu saklar listrik yang tersimpan apik di dalam badan mobil memungkinkan memasak di luar ruang.
Satu genset menambah ketersediaan listrik di dalam motorhome. Untuk keperluan sanitasi, rumah berjalan ini pun dilengkapi dengan tangki penyimpan air tawar bersih dan air pembuangan. Kapasitas genset maupun tangki-tangki penyimpan air dan limbah untuk memenuhi kebutuhan selama dua hari.
Begini kabin motorhome milik Grup Bis SAN. Dengan motorhome, traveler tidak meninggalkan kenyamanan rumahnya selama berpergian. [Foto; Yun Damayanti]
Lesandri Adnan dari Grup PO Bis SAN mengatakan, maraknya penggunaan campervan saat ini bukan hanya tren semata tetapi juga peluang bisnis. Dia pun yakin, campervan dan motorhome tidak menjadi tren sesaat saja selama pandemi namun juga bisa menjadi bisnis berkelanjutan di Indonesia.
“Apa yang terjadi sekarang, orang-orang ramai-ramai pakai campervan, itu karena di antaranya, jaringan jalan tol di Pulau Jawa semakin baik. Adanya pandemi mengakselerasi tren ini. Kondisi yang membuat orang-orang merasa lebih aman naik kendaraan pribadi. Ditambah lagi, orang-orang Indonesia yang selama ini tinggal di luar negeri, pernah merasakan traveling dengan campervan dan motorhome, ketika dia harus pulang ke Indonesia, ingin bisa melakukan hal-hal tersebut di sini. Itu juga yang menularkan ketertarikan penggunaan campervan, motorhome, kepada orang-orang Indonesia lainnya,“ ujar Lesandri.
Walapun belum secara tegas dinyatakan, diakuinya, Grup PO Bis SAN memandang serius peluang menjadi operator motorhome dan campervan. Operasionalnya akan memanfaatkan jejaring pool, agen-agen dan kemitraan-kemitraan lain yang telah dibangun di sepanjang rute yang dilayani bis SAN. Dan contoh-contoh sistem pengoperasiannya pun sudah banyak seperti yang ada di Australia dan Selandia Baru.
“Bis, motorhome dan campervan, masing-masing punya pasar. Tipikal penggunaannya juga berbeda-beda. Jadi, jika ditanyakan, apakah antara satu sama lain akan saling ‘memakan’, menurut saya tidak begitu,“ tambah Lesandri.
Motorhome dan campervan disukai oleh banyak traveler di dunia. Karena ini memenuhi dua kebutuhan perjalanan sekaligus, transportasi dan akomodasi. Dengan menggunakan motorhome atau campervan, traveler berkesempatan melakukan perjalanan panjang dan mengeksplorasi destinasi lebih jauh. Dalam perjalanan panjang itu, traveler bisa mengkustom rute perjalanannya, menemukan tempat-tempat yang tidak ramai dikunjungi turis, bertemu dengan lebih banyak orang lokal ketika: berbelanja kebutuhan logistik, saat mencari motorhome/campervan park (bumi perkemahan khusus untuk parkir motorhome dan campervan) atau meminta izin parkir di lahan warga, dan mengunjungi daya tarik-daya tarik lokal.
Kendaraan rekreasi macam ini ditengarai sebagai bentuk adaptasi dari kehidupan nomaden suku Gypsi. Dalam perkembangannya, motorhome, campervan dan karavan merepresentasikan gaya hidup. Baik kendaraan itu digunakan sebagai alat transportasi-akomodasi untuk suatu perjalanan rekreasi ataupun dimanfaatkan sebagai rumah tinggal.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) siap-siap buka kembali. Taman rekreasi kebanggaan Jakarta ini merupakan salah satu dari 20 daya tarik wisata yang direkomendasikan beroperasi kembali dalam uji coba pembukaan kawasan rekreasi. Traveler yang sudah tidak tahan lagi ingin segera berekreasi di [more]
Pegiat geowisata siapkan interpretation tour agar mudah diakses oleh siapapun. Tourism for Us – Indonesia punya potensi mengembangkan beragam produk geowisata. Harapan besar diletakan di sub sektor pariwisata ini: menghasilkan produk perjalanan yang memberi dampak ekonomi, menumbuhkan kesadaran semua pemangku kepentingan dalam merencanakan penataan wilayah [more]
Tourism for Us – Jakarta punya desa wisata? Ada. Desa wisata di Ibukota merupakan kampung-kampung urban di tengah ‘hutan beton’ pencakar langit. Nah, di kampung-kampung itu riwayat perjalanan hidup Jakarta menjadi sebuah kota metropolitan cukup terawat. Dua diantaranya adalah Kampung Budaya Betawi di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan dan Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu. Mengunjungi kedua desa wisata (kampung urban) tersebut bisa dipertimbangkan pada masa staycation.
Seni bela diri pencak silat khas Betawi masih hidup. Di Kampung Budaya Betawi pengunjung bisa melihat bagaimana seni bela diri itu dirawat dan dihidupkan. [Foto; Birkompublik Kemenparekraf]
Kampung Budaya Betawi Jagakarsa
Kampung Budaya Betawi di Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa merupakan sebuah kawasan yang difungsikan sebagai tempat pelestarian budaya Betawi. Di sini pengunjung bisa merasakan kehidupan sehari-hari dan adat-istiadat masyarakat Betawi. Hal yang semakin langka bisa ditemui.
Warga di Kampung Budaya Betawi rutin menggelar latihan pencak silat, palang pintu dan lain-lain. Kegiatan yang bersifat ritual seperti upacara injak tanah bagi bayi yang baru mulai melangkah, selamatan akikah, hingga ngarak penganten sunat masih dilakukan. Selain itu, kampung budaya telah dilengkapi dengan Museum Betawi. Museum sudah tersertifikasi Indonesia Care berbasis CHSE.
Setu Babakan dan Setu Mangga Bolong yang telah dikenal luas berada di Kampung Budaya Betawi. Di sepanjang tepian setu, pohon kecapi, rambutan, sawo, nangka, melinjo dan pisang tumbuh dengan baik. Buah-buahan tersebut sangat dekat dengan keseharian masyarakat Betawi. Pengunjung juga dapat ikut memetik buah alpukat di kebun saat musimnya. Kawasan setu pun dimanfaatkan untuk wisata air seperti sepeda air, kano dan memancing.
Di sini pengunjung dapat mencicipi rasa asli kuliner Betawi di antaranya, laksa, toge goreng, kerok telor, es selendang mayang dan bir pletok.
Kondisi perairan di Pulau Untung Jawa semakin membaik. Menikmati wisata bahari di Kepulauan Seribu semakin asyik. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu
Pulau Untung Jawa adalah salah satu pulau berpenduduk di Kepulauan Seribu yang juga menjadi tujuan wisata. Kelebihan pulau ini, posisinya terdekat dengan daratan Jakarta dan Tangerang. Sekarang, kondisi perairan lautnya cukup baik. Pengunjung bisa menikmati hamparan pasir putih lembut dan bermain di laut berair hijau toska bersih.
Bagi yang mau menginap, tersedia 220 kamar homestay yang diusahakan oleh 51 warga Pulau Untung Jawa. Masyarakat secara swadaya membangun 12 unit toilet yang difungsikan juga sebagai kamar bilas bagi pengunjung yang berwisata sehari. Untuk keliling pulau, pengunjung dapat menyewa sepeda ontel. Saking suburnya pohon sukun tumbuh di sini, pengunjung mudah sekali menemukan dan mencicipi aneka kuliner lokal terbuat dari sukun untuk dimakan di tempat ataupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Erigo, produk busana buatan Indonesia, akan menjadi yang pertama kali tampil di ajang New York Fashion Week untuk kategori mens wear. Erigo menampilkan lini Erigo X yang secara eksklusif diciptakan untuk tampil pertama kali di pagelaran ini. Koleksi perdana Erigo X [more]
Tourism for Us – Desa-desa di Sumatera Barat ini layak dipertimbangkan untuk dikunjungi setelah PPKM. Ada apa saja yang menarik di sana? Desa Wisata Nagari Sumpu, Tanah Datar Desa wisata Nagari Sumpu patut dipertimbangkan oleh pecinta kuliner. Di desa ini, traveler bisa mencicipi rendang sumpu [more]
Tourism for Us – Indonesia menggoyang New York melalui segelas kopi, lagu dangdut dan fesyen. Ini bisa dikatakan langkah-langkah baru dalam memasarkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia di Amerika Serikat. Langkah-langkah itu diharapkan bukan hanya sebagai alat promosi jangka pendek selama pandemi Covid-19 tetapi juga menjadi strategi jangka panjang.
Cafe Dangdut di New York sebagai etalase promosi kopi, produk kreatif, sekaligus pariwisata Indonesia. (Foto: KJRI New York)
Pada hari Jumat, 3 September 2021, akan dilangsungkan soft launching Cafe Dangdut. Dikutip dari siaran pers Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York, acara peluncuran itu akan diselenggarakan di Gedung WTC Financial Center New York. Sebuah coffee truck berlogo Café Dangdut New York akan hadir dan berada di WTC selama sehari penuh dari pukul 10.00-19.00 waktu setempat.
Café Dangdut New York dibentuk dengan konsep coffee shop yang bersifat permanen dan coffee truck yang bersifat mobile. Baik di coffee shop maupun di coffee truck menyajikan menu kopi Indonesia. Kopi didatangkan dari berbagai daerah mulai dari Aceh sampai Papua.
”Mekanisme bisnis Café Dangdut New York berbasis franchise. Ke depannya, Cafe Dangdut New York dapat hadir di kota-kota lain di Amerika Serikat dan kota-kota lain di dunia,” ujar Konjen RI di New York Arifi Saiman.
Pendirian Cafe Dangdut New York berangkat dari idealisme untuk menjadikannya sebagai outlet sekaligus etalase kopi Indonesia dan produk industri kreatif UMKM (merchandise) seperti kaos, cangkir serta kuliner khas Indonesia.
Menurut rencana, acara Soft Launching Café Dangdut New York akan dihadiri oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI Nia Niscaya beserta tim Kemenparekraf dan sejumlah artis Indonesia, di antaranya artis Dangdut Fitri Carlina.
Promosi produk kreatif fesyen Indonesia di New York. [Foto; KRI New York]
Fesyen Indonesia di New York
Pada Selasa, 17 Agustus 2021, bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-76, sebanyak 16 merek fesyen Indonesia ditampilkan di salah satu videotron di kawasan Times Square New York. Merek yang ditayangkan di antaranya Soleram, BohoPanna, Sabine and Heem, Letter In Pine, Wearstatusquo, Sideline, Nona, Nona Rara, Koze, Bonnels, Owners Worldwide, Reclays, Noore, T.V.F, dan Nyonya Nursing Wear.
Promosi produk kreatif buatan Indonesia itu merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Hypefast. Penayangan video keenam belas merek tersebut bertujuan memperkenalkan dan memamerkan gambaran industri fesyen di Indonesia ke pasar internasional.
Hypefast adalah sebuah perusahaan investasi yang fokus mengembangkan merek-merek produk fesyen, kecantikan, kesehatan dan gaya hidup masyarakat Indonesia untuk dapat bersaing di pasar internasional. Penayangan iklan videotron merupakan langkah nyata dari penandatanganan MoU antara Kemenparekraf dan Hypefast pada 21 Juli 2021.
Chief Executive Officer Hypefast Achmad Alkatiri mengatakan, Hypefast menargetkan untuk membawa merek-merek lokal ke pasar global dengan cara lebih efektif dan scalable pada akhir tahun 2022. Saat ini fokusnya pada mempersiapkan infrastruktur dan akses sehingga bisa jadi solusi jangka panjang.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Pada siang hari di puncak musim panas, salad a la Indonesia yang terdiri dari beragam buah dan segelas minuman herbal dingin terbuat dari kunyit terasa sangat menyegarkan. Cita rasa yang sama sekali baru bagi warga senior di Paris yang menghadiri Festival [more]