Tourism for Us – Menurut peraturan terbaru Pemerintah Indonesia, setiap pelaku perjalanan dari luar negeri wajib menjalani karantina selama lima hari. Namun, sekarang pemerintah tidak lagi menanggung semua biaya karantina tersebut. Untuk mengakomodasi kebutuhan karantina mandiri (self-quarantine), Raffles Jakarta menawarkan paket karantina ALL-IN. Pejalan dari [more]
Tourism for Us – Konten bagi setiap organisasi, bisnis maupun non-bisnis, merupakan suatu kebutuhan agar dapat berkomunikasi lebih baik dengan pelanggan dan pengikutnya di semua kanal. Konten adalah bentuk dialog tidak terlihat antara organisasi dengan publik. Membuat konten tampak mudah. Tetapi untuk membuat konten yang [more]
Tourism for Us – Angkasa Pura I (AP I) selaku operator Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memberikan stimulus kepada maskapai-maskapai penerbangan nasional dan asing yang mereaktivasi rute penerbangan internasionalnya ke Bali. Stimulus yang diberikan berupa diskon dan kampanye reaktivasi rute melalui media-media yang dimiliki operator. Jangka waktu pemberian stimulus ini mulai dari 14 Oktober 2021 hingga 30 Juni 2022.
Reaktivasi penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sejak 14 Oktober 2021.(Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
AP I memberikan insentif berupa diskon biaya pendaratan (landing fee) di bandara Bali sebesar 100 persen pada periode 14 Oktober-31 Desember 2021. Diskon landing fee sebesar 50 persen diberikan pada periode 1 Januari-30 juni 2022. Selain itu, insentif berupa promosi rute penerbangan di berbagai kanal media elektronik AP I seperti media sosial.
Pemerintah telah menetapkan dan mengumumkan 19 warga negara yang diizinkan bisa datang langsung ke Bali yaitu Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Qatar, India, Liechstentein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.
Dalam siaran persnya dijelaskan, kriteria yang harus dipenuhi oleh maskapai untuk mendapatkan insentif:
Perusahaan yang mengajukan insentif untuk penerbangan rute internasional merupakan Badan Usaha Angkutan Udara dan perusahaan angkutan udara asing.
Penerbangan yang masuk dalam program insentif merupakan penerbangan penumpang reguler berjadwal yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berdasarkan Ijin Rute Penerbangan.
Penerbangan yang tidak termasuk dalam program insentif ini adalah penerbangan kargo (freighter), general aviation, dan charter.
Sumber; Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Angkasa Pura Airports mendukung pemulihan pariwisata Bali seiring dengan dibukanya kembali pintu internasional bagi turis mancanegara. Pemberian insentif ini diberikan guna meringankan beban maskapai untuk mengaktifkan kembali rute internasional mereka dari dan menuju Bali,“ ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.
Dalam catatan penerbangan sebelum pandemi, pada tahun 2019 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 50 destinasi di dunia seperti Seoul, Korea Selatan; Dubai dan Abu Dhabi, UEA; Doha, Qatar; Tokyo, Jepang; Istanbul, Turki; Sydney dan Melbourne, Australia, dan sebagainya. Pada tahun itu bandara melayani total 13,8 juta penumpang internasional.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Segenap pemangku kepentingan pariwisata di Bali terus mematangkan persiapan menuju tahap berikutnya, pembukaan perjalanan internasional. Pembukaan yang sangat dinantikan ini diharapkan sesuai rencana yakni pada 14 Oktober 2021 dimulai dari membuka kembali Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bagi penerbangan internasional. [more]
Tourism for Us – Segenap pemangku kepentingan pariwisata di Bali bersiap melangkah maju ke tahap berikutnya, pembukaan perjalanan internasional. Pembukaan yang sangat dinantikan ini, menurut rencana, dimulai dari membuka kembali Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bagi penerbangan internasional pada 14 Oktober 2021. Fokus awal [more]
Tourism for Us – Untuk menggerakan kembali perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) di dalam negeri, Pemerintah memberikan stimulus berupa insentif atas paket-paket wisata domestik kepada operator tur (BPW). Program insentif kali ini ditujukan khusus bagi Masyarakat Penerima Vaksin (MPV). Waktu pelaksanaan programnya pada bulan Oktober-November 2021.
Pariwisata di reaktivasi.Semua pihak diminta tetap mematuhi prokes.(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Merujuk pada keberhasilan program Big Promo yang dilaksanakan tahun lalu, Pemerintah kembali memberikan insentif berupa potongan harga tertentu untuk setiap pembelian paket wisata domestik yang dilakukan oleh MPV. Potongan harga berlaku untuk paket-paket wisata di destinasi Bali, Jakarta, Jawa Tengah dan Yogyakarta (koridor Joglosemar), dan Kepulauan Riau. Paket-paket itu bisa diakses langsung melalui operator tur (BPW) maupun online travel agent (OTA) dan marketplace yang berpartisipasi dalam program ini. Paket wisata domestik yang disubsidi sebanyak 1.020. Paket-paket akan dijual mulai dari 4 Oktober 2021. Dan masa berlaku potongan harga sampai dengan 30 November 2021.
Syarat wajib yang harus dipenuhi oleh wisnus yang tertarik ingin mendapatkan potongan harga khusus ini adalah sudah divaksin dua kali dan dibuktikan dengan sertifikat vaksin. Sertifikat vaksin akan menjadi paspor untuk memperoleh persetujuan apakah wisnus tersebut berhak mendapatkan stimulus atau tidak. Satu identitas sertifikat vaksin (ID vaksin) hanya bisa satu kali digunakan untuk membeli paket. Bagi orang tua yang sudah memperoleh vaksin dua kali dan hendak bepergian bersama dengan anak-anak di bawah usia 12 tahun, sebaiknya mencari informasi lebih banyak mengenai aturan di daerah tujuan wisata dan transportasi umum yang mungkin akan digunakan.
Apa saja yang akan diperoleh wisnus dalam paket MPV? Akomodasinya minimal hotel bintang 3 yang telah memiliki sertifikat CHSE, sarapan gratis, dan fasilitas jemput dan antar ke bandara oleh pihak hotel. Wisatawan bisa memilih satu dari tiga pilihan kegiatan makan siang, atau makan malam, atau relaksasi di spa. Satu kali transportasi ke obyek wisata maksimal selama 12 jam. Ada lima jenis paket yang bisa dipilih yakni dua paket berdurasi 2 hari 1 malam dan tiga paket berdurasi 3 hari 2 malam.
Untuk paket MPV berdurasi 2 hari 1 malam potongan harga per paket antara Rp 375.000,00 sampai dengan Rp 550.000,00. Sedangkan untuk paket berdurasi 3 hari 2 malam potongan harga per paket mulai dari Rp 750.000,00. Pada umumnya paket wisata berlaku twin sharing atau untuk dua orang.
Sertifikat vaksin jadi paspor untuk mendapatkan paket wisata dengan potongan khusus. [Foto;Birkompublik Kemenparekraf]
Beda program MPV dan Big Promo
Selain wajib menyertakan sertifikat vaksin untuk pembelian paket wisata, perbedaan lain program stimulus MPV 2021 dengan Big Promo 2020 adalah Big Promo merupakan pembelian paket yang dilakukan secara langsung melalui platform. Dalam program tahun lalu semua industri boleh berjualan dan memiliki dashboard masing-masing di platform.
Sedangkan program MPV 2021 hanya pihak operator tur (BPW) yang dapat menjual paket-paket melalui Adapter Hub. Pembelian paket MPV yang dilakukan oleh wisatawan akan melalui screening yang ada di Adapter Hub baru diteruskan ke BPW masing-masing sesuai dengan paket yang dipilih.
Pelaku industri pariwisata yang ikut dalam program tahun ini tidak jauh berbeda daripada tahun lalu. Mereka terdiri dari BPW, hotel, restoran, tempat wisata, golf dan pelaku UMKM. Cross selling antarpelaku industri dari berbagai daerah dimungkinkan.
Adapter Hub
Pelaksanaan program wisata subsidi bagi MPV ini tidak hanya melibatkan pelaku industri pariwisata dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saja tetapi juga Kementerian Kesehatan selaku pemegang big data penerima vaksin, perbankan untuk transaksi keuangan digital oleh Bank Mandiri, dan grup Telkom yang menyediakan teknologi informatika dan mengelola mesin big data.
Dengan keterlibatan pemangku kepentingan dari lintas sektor seperti itu maka dibuat Adapter Hub. Adapter ini merupakan aplikasi back-end yang melakukan seluruh pemrosesan secara elektronik mulai dari proses registrasi, transaksi, validasi, rekonsiliasi, sampai dengan pelaporan serta menyediakan Application Protocol Interface (API) yang terhubung ke sistem penunjang lainnya. Di adapter itu ada data registrasi perusahaan-perusahaan pemasok jasa, transaksi wisatawan, data masyarakat penerima vaksin hingga laporan-laporan yang dibutuhkan oleh semua pihak yang terlibat seperti laporan penjualan dan klaim.
Adapter berada di dalam portal atau platform stimulus pariwisata. Portal stimulus pariwisata sendiri adalah front-end sebagai touch point pihak-pihak yang terlibat dalam program stimulus MPV sekaligus pengecekan eligibilitasbagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Baik program MPV 2021 dan Big Promo 2020 sama-sama bertujuan menggerakan wisatawan Nusantara. MPV 2021 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui rekativasi industri pariwisata dan ekonomi kreatif di masa pandemi Covid-19. Program ini pun bermaksud memberi manfaat tambahan bagi masyarakat khususnya yang telah divaksin dua kali. Dan memperkenalkan sistem platform Adapter Hub kepada pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pemerintah menjadikan program MPV 2021 sebagai uji coba sebelum mengaplikasikannya pada program stimulus pariwisata yang, menurut rencana, dilaksanakan pada tahun 2022. Bagi pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang berpartisipasi dalam program tahun ini maka tidak perlu mendaftar lagi sebagai peserta pada saat program berjalan tahun depan. MPV 2021 juga sebagai pelatihan dan pembiasaan pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif dengan platform stimulus pariwisata sehingga nanti dapat langsung berjualan.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Pantai-pantai di kawasan Uluwatu unik. Pada umumnya berupa pantai sempit di bawah tebing karang. Pasir kuning keemasannya muncul ketika air laut pasang surut. Pantai-pantai di sana sangat dikenal di kalangan peselancar karena memiliki ombak tinggi dan panjang. Namun, asal tahu tempat [more]
Setelah dua minggu uji coba pembukaan tempat wisata berjalan, tidak ada zona merah di Bali. Tourism for Us – Dalam rangka merayakan Hari Pariwisata Dunia 2021, pelaku pariwisata di Bali di bawah koordinasi Badan Promosi Pariwisata Daerah berkolaborasi menyambut wisatawan domestik yang mendarat di Bandara [more]
Tourism for Us – Awom Brothers Homestay adalah satu dari empat akomodasi lokal yang masih bertahan di Pulau Kri, Raja Ampat. Kondisinya pun cukup baik. Homestay yang dikelola kakak beradik Awom ini sudah buka kembali sejak tiga bulan lalu.
Awom Brothers Homestay,sedikit dari usaha akomodasi lokal di Raja Ampat yang masih bisa bertahan selama pandemi.(Foto: Awom Brothers Homestay)
Yosafat Awom, sang kakak, berbagi cerita, ada lebih dari 100 homestay milik masyarakat rusak. Tidak hanya yang ada di Kri tetapi juga mulai dari Masward, Saonek sampai Kabuy, Manyaifun, Moesmanggara, Pam, Saukabu, Arborek dan Sawandarek.
“Di sekitar Pulau Kri hanya ada empat homestay yang masih bisa jalan. Tapi, itu pun kondisinya ada yang sudah rusak, sebagian besar rubuh masuk laut. Sedih memang. Saya terima tamu terakhir April 2020. Sampai sekarang tidak ada lagi. Jika keadaan membaik, harus mulai dari nol lagi. Wisatawan yang sudah vaksin, silakan datang ke Raja Ampat,“ ujar Yos, seorang pemandu lokal dengan pengalaman 35 tahun.
Yosafat Awom. [Foto; Awom Brothers Homestay]
Menurut pengamatan Yos, agar masyarakat dapat memulai lagi usaha wisatanya, mereka memerlukan peralatan snorkeling dan selam, perlengkapan homestay seperti kasur, bantal, seprei, kelambu dan lain-lain, serta bantuan untuk perbaikan perahu, kapal yang digunakan untuk mengantar tamu.
“Masyarakat mengusahakan homestay dan transportasi dengan menggunakan biaya sendiri. Boleh dikatakan, belum ada bantuan dari pemerintah. Kami butuh dana agar bisa mulai beroperasi lagi,“ tambah Yos.
Lalu, bagaimana dengan Awom Brothers Homestay? Dari total delapan kamar yang dimiliki, mereka hanya mengoperasikan empat kamar saja. Perlu diketahui, Awom Brothers melengkapi setiap kamar dengan penyejuk udara.
“Sekarang yang dioperasikan hanya empat kamar. Empat kamar lain belum sepenuhnya siap. Kami masih cari-cari uang untuk lengkapi kasur, seprei, bantal dan lain-lain,“ katanya.
Karena aktivitas wisata belum ada, para pemandu lokal pergi melaut lagi.
Awom Brothers Homestay tidak hanya menyediakan akomodasi tetapi juga transportasi bagi tamu-tamunya yang ingin menikmati keindahan bahari di sekitar Pulau Kri, Raja Ampat. [Foto; Awom Brothers Homestay]
Awom Brothers menawarkan biaya menginap Rp 750.000,00 per orang. Biaya menginap sudah termasuk makan tiga kali dan fasilitas AC dan kamar mandi dalam kamar. Selain itu, homestay juga menyediakan perahu kayak. Wisatawan bisa menggunakan kayak dari homestay sampai ke pasir timbul dan Yenbuba. Kakak beradik Awom hanya menerima tamu berjumlah delapan orang ke atas.
Dengan biaya Rp 650.000,00 per orang, wisatawan yang menginap bisa menyelam bersama Awom Brothers di dua titik di sekitar Manswar yaitu Blue Magic dan Manta Point. Paket menyelam ini bisa jalan minimal diikuti lima penyelam. Sedangkan menyelam di tempat-tempat lain untuk melihat jenis ikan dan terumbu karang tertentu berlaku tambahan biaya bahan bakar.
Sedangkan untuk snorkeling biayanya Rp 500.000,00 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk sewa alat, speedboat dan bahan bakar. Lokasinya di Arborek, Sawandarek, Yenbuba dan Pulau Friwen.
Awom Brothers Homestay punya dua unit speedboat sebagai alat transportasi mengantar tamu-tamu. Setiap speedboat ditenagai dua mesin berkekuatan 40 PK. Satu speedboat kecil muat 8 orang dan 18 orang untuk kapal yang lebih besar. Biaya transfer antara Waisai dan Kri dipatok Rp 1.000.000,00 per speedboat.
Yos bangga dengan sang adik, Otto Hans Awom, yang merawat Awom Brothers Homestay dengan baik dan membuatnya bisa bertahan selama pandemi. Dan sekarang mereka menunggu tamu-tamu datang dari Jakarta, Bali, dan mancanegara.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Masyarakat di Pulau Bali yang telah menerima vaksin Covid-19 tahap kedua mencapai lebih dari 70 persen per 20 September 2021. Dengan meningkatnya kesadaran vaksinasi, menerapkan protokol kesehatan (prokes), pentingnya mempunyai sertifikat CHSE dan mendaftar di aplikasi PeduliLindungi, serta sekarang mulai menguji [more]