Tag: Wonderful Indonesia

MISI PENJUALAN INDONESIA SPICE UP THE WORLD PERTAMA DI PERANCIS BERHASIL MENARIK PERHATIAN CHEF HINGGA SUPERMARKET HALAL

MISI PENJUALAN INDONESIA SPICE UP THE WORLD PERTAMA DI PERANCIS BERHASIL MENARIK PERHATIAN CHEF HINGGA SUPERMARKET HALAL

Tourism for Us – Misi penjualan  (sales mission) Indonesia Spice Up the World (ISUTW) pertama di Perancis minggu lalu berhasil menarik perhatian chef, asosiasi pemilik restoran Perancis, sekolah gastronomi, media hingga supermarket halal di Paris. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) [more]

KEMENPAREKRAF GELAR FESTIVAL REMPAH INDONESIA PERTAMA DI HOUSE OF INDONESIA PARIS

KEMENPAREKRAF GELAR FESTIVAL REMPAH INDONESIA PERTAMA DI HOUSE OF INDONESIA PARIS

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan House of Indonesia Paris (La Maison de L’Indonesie/LMDI) akan menggelar Sales Mission Pemasaran subsektor Kuliner pertama kali di Paris, Perancis, minggu depan. Sales Mission diikuti dengan pameran beragam [more]

INDONESIA INGIN MERAIH WISATAWAN MICE DAN LUXURY DI ATM DUBAI 2023

INDONESIA INGIN MERAIH WISATAWAN MICE DAN LUXURY DI ATM DUBAI 2023

Tourism for Us – Indonesia lebih percaya diri hadir di Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2023. Salah satunya, berbekal berita kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 tahun lalu. Berita itu telah menarik buyers datang ke pavilun Wonderful Indonesia. Mereka ingin mencari tahu lebih jauh mengenai MICE dan perjalanan mewah (luxury travel) di Indonesia.

ATM Dubai tahun ini berlangsung pada 1-4 Mei 2023 di Dubai World Trade Center. Sebanyak 20 operator tur dan 20 hotel/resor berpartisipasi sebagai sellers di paviliun Wonderful Indonesia.

Delegasi Indonesia di ATM Dubai 2023.(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Sebagian besar hotel/resor yang hadir berasal dari Bali. Di antaranya, The Apurva Kempinski Bali yang menjadi main venue KTT G20.

Selain itu juga hadir Plataran Indonesia, grup hospitality terkemuka asal Indonesia yang mengedepankan konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dan ARTOTEL Group yang mengusung konsep gaya hidup dan akomodasi ramah milenial.

Di luar Bali ada Le Eminance Hotel Convention & Resort Puncak, Jawa Barat, dan Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Nusa Tenggara Barat.

Perusahaan-perusahaan operator tur yang hadir sangat berpengalaman menangani pasar Timur Tengah, luxury travel dan MICE. Mereka berbasis di Bali dan Jakarta, serta Bandung, Jawa Barat dan Yogyakarta.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan bisa mendatangkan 55 ribu wisatawan dari partisipasi di ATM Dubai 2023. Pemerintah menargetkan 124.800 wisatawan dari kawasan Timur Tengah pada tahun 2023.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan tertulisnya mengatakan, sejumlah strategi khusus disiapkan oleh Kemenparekraf bersama dengan industri yang hadir di ATM Dubai 2023. Di antaranya, mengangkat tema ‘Visit Indonesia Year 2023’, mendorong calon wisatawan untuk ‘Explore Our New Wonderful Destinations’, dan fokus pada mempromosikan experience, quality, sustainability, dan luxury tourism.  

The Apurva Ocean Front Chapel. (Foto: The Apurva Kempinski Bali)

Thexzen Permata, Senior Sales Manager The Apurva Kempinski Bali, mengungkapkan, dengan menjadi tuan rumah, juga main venue, dalam perhelatan KTT G20 tahun 2022, The Apurva Kempinski Bali telah merasakan dampak positifnya.

‘’Permintaan MICE dari mancanegara terlihat meningkat. Sukses dengan exposure yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya oleh Kemenparekraf, menjadikan seluruh mancanegara tahu bahwa Indonesia dan Bali khususnya sudah siap untuk menyambut seluruh tamu dari mancanegara,’’ ujar Thexzen.

Selain itu, cukup banyak permintaan akomodasi untuk bulan madu yang didapatnya di ATM Dubai 2023.

‘’Cukup banyak honeymooners yang lebih memilih luxury hotel. Dari tingkat hunian di The Apurva Kempinski Bali, kami dapat mengatakan, cukup banyak luxury travellers datang ke Bali sekarang. Mungkin, salah satu faktornya adalah mempertimbangkan standar pelayanan yang diberikan sehingga mereka benar-benar bisa menikmati liburannya. Jadi memang luxury travellers ini perlu diperhatikan karena sangat akan membantu pergerakan pariwisata Bali di semua segmen,’’ lanjutnya.

Menurut Thexzen, luxury tourism di Indonesia terbilang cukup baik. Standar pelayanan luxury travel di Bali dapat dikatakan sudah setara dengan destinasi-destinasi luxury global terkemuka yang sudah lebih dulu ada. Di beberapa top destination yang menjadi fokus Kemenparekraf tampaknya juga sudah mulai berkembang dan siap untuk luxury dan personalized service.

‘’Apalagi mengingat tahun ini masih recovery year untuk Indonesia dan Bali khususnya,’’ tambahnya.

Terkait dengan isu perubahan iklim dan keberlanjutan yang diangkat di ATM Dubai 2023, hotel-hotel di Bali sudah banyak yang menerapkan tidak hanya bebas plastik (plastic free) tetapi juga penanggulangan sampah, dan hydroponic garden atau kebun organik. Bahkan, The Apurva Kempinski Bali mendedikasikan satu hari sebagai No Bin Day. Dan buyers cukup peduli dengan sustainability, terutama plastic free, dan mereka sangat mendukung hal tersebut.

Selain pertemuan B2B di paviliun Wonderful Indonesia, Kemenparekraf juga mengadakan pertemuan-pertemuan langsung dengan wholesaler, online travel agent (OTA) dan maskapai penerbangan. Di pertemuan-pertemuan itu dibahas mengenai meningkatkan kerja sama terpadu dan promosi bersama terkait pariwisata Indonesia serta penambahan kapasitas kursi dan frekuensi penerbangan ke Indonesia.

Kemenparekraf lanjutkan kerja sama dengan Emirates

Kemenparekraf dan Emirates melanjutkan kerja sama. Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini (kiri) dan Senior Vice President Commercial Operations Emirates Orhan Abbas (kanan), Selasa (2/5/2023) di Dubai, Uni Emirat Arab. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Emirates merupakan salah satu mitra strategis Kemenparekraf dan telah menjalin kerja sama sebelumnya. Sebagai salah satu maskapai terbesar di dunia, Emirates melayani lebih dari 140 rute penerbangan ke hampir 80 negara.

Kemenparekraf dan Emirates melanjutkan kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Selasa (2/5/2023) di Dubai, Uni Emirat Arab. MoU ditandatangani oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini dan Senior Vice President Commercial Operations Emirates Orhan Abbas.

Melalui jaringan globalnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan kembali brand Wonderful Indonesia ke seluruh dunia dan meningkatkan citra pariwisata Indonesia pascapandemi COVID-19. Kerja sama baru itu pun dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Pasca pembukaan perbatasan Indonesia, sampai saat ini, Emirates baru melayani dua rute penerbangan ke Jakarta dan Denpasar, Bali. Oleh karena itu, Kemenparekraf terus mendorong Emirates untuk menambah lebih banyak rute baru dan frekuensi penerbangannya dari Dubai ke Indonesia, terutama ke lima destinasi super prioritas.

Menurut rencana, maskapai penerbangan raksasa berbasis di Dubai itu akan mengoperasikan armada pesawat jumbonya A380 ke Bali mulai Juni 2023. Hal tersebut akan menjadi pertama kalinya bagi Indonesia menerima kedatangan pesawat terbesar di dunia dan memberi angin segar bagi dunia pariwisata Tanah Air.

Orhan Abbas mewakili Emirates mengatakan, kolaborasi ini diharapkan bisa membuka peluang untuk menjawab tantangan meningkatnya permintaan pelanggan untuk terbang ke Indonesia melalui penerbangan terjadwal ke Denpasar dan Jakarta. Hubungan antara UEA dan Indonesia terjalin melalui ikatan ekonomi yang kuat dan persamaan nilai yang semakin kokoh dengan adanya tujuan bersama untuk memajukan pembangunan berkelanjutan di kedua negara.

‘’Kami senang dapat melanjutkan kerja sama strategis Emirates bersama Kemenparekraf dengan memfasilitasi konektivitas kelas dunia melalui jaringan global kami ke berbagai destinasi wisata indah di Indonesia serta meningkatkan trafik dari pasar utama kami antara lain Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol,’’ ucap Orhan.

Kemenparekraf sedang gencar menjalin kerja sama dengan berbagai maskapai penerbangan baik nasional maupun internasional. Itu dilakukan untuk menambah dan memperluas konektivitas ke destinasi-destinasi utama dalam upaya mencapai target nasional 8,5 juta wisatawan mancanegara dan 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara. ***(Yun Damayanti) 

DOUYIN, PLATFORM TIKTOK TIONGKOK UNTUK PEMASARAN PARIWISATA INDONESIA

DOUYIN, PLATFORM TIKTOK TIONGKOK UNTUK PEMASARAN PARIWISATA INDONESIA

Tourism for Us – Media sosial telah menjadi pemain utama dan terpenting dalam pemasaran. Pemilihan platform media sosial yang tepat menjadi krusial untuk menjangkau konsumen yang diinginkan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan DouYin untuk memasarkan pariwisata dan ekonomi [more]

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION DI GUANGZHOU DAN SHENZHEN, BIDIK SEGMEN MICE TIONGKOK

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION DI GUANGZHOU DAN SHENZHEN, BIDIK SEGMEN MICE TIONGKOK

Tourism for Us – Seiring dengan pemerintah Tiongkok melonggarkan kebijakan perbatasannya, warga Tiongkok semakin leluasa bepergian keluar negeri. Indonesia menanggapinya dengan menggelar Sales Mission (misi penjualan) di Guangzhou dan Shenzhen serta perjalanan pengenalan (familiarization trip/famtrip) bagi media Tiongkok selama bulan April 2023. Tiongkok merupakan salah [more]

STRATEGI BARU PELAKU INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA DI MATTA FAIR 2023

STRATEGI BARU PELAKU INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA DI MATTA FAIR 2023

Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata Indonesia melaksanakan strategi baru menggaet wisatawan Malaysia di MATTA Fair. Pameran pariwisata terkemuka di Malaysia itu telah berlangsung pada 17-19 Maret 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia. Menghormati kebijakan Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA), mereka bermitra dengan perusahaan-perusahaan travel agent Malaysia untuk menjual produk-produk perjalanan ke Indonesia.

Konsorsium Indonesia Specialist bekerja sama dengan Kembara Salam Malaysia menjual paket-paket perjalanan ke Indonesia. (Foto: Konsorsium Indonesia Specialist)

MATTA Fair merupakan pameran pariwisata B-to-C di mana konsumen/calon wisatawan bisa bertransaksi langsung dengan tour operators/travel agents. Pengunjung dapat berkonsultasi dengan travel advisors dan memperoleh harga terbaik selama pameran berlangsung. Ini adalah momentum hard selling bagi pelaku industri pariwisata Indonesia.

Oleh karena itu, tidak sedikit pelaku industri pariwisata Indonesia memilih bekerja sama dengan mitra-mitranya di Malaysia untuk meningkatkan penjualan di MATTA Fair tahun ini. Mereka yang hadir langsung di pameran pada umumnya joined booth dengan mitranya. Ada pula mereka yang tidak hadir secara langsung ‘menitipkan’ produk-produknya baik melalui mitra-mitranya di Malaysia maupun pada tour operators/travel agents Indonesia yang berpartisipasi di pameran.

Satu di antaranya adalah Konsorsium Indonesia Specialist. Konsorsium ini terdiri dari 10 perusahaan mewakili hotel dan tour operators/travel agents dari berbagai destinasi. Konsorsium dipimpin oleh Exotic Java Trails, operator tur inbound asal Bandung. Exotic Java Trails bekerja sama dengan Kembara Salam, mitra agennya di Malaysia. Kembara Salam merupakan salah satu agen yang mengirim banyak wisatawan Malaysia ke berbagai destinasi di Indonesia. 

Konsorsium Indonesia Specialist menjual paket-paket perjalanan ke Aceh, Padang, Batam, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali dan Lombok. Selain itu, mereka juga mempromosikan paket-paket perjalanan ke Medan, Belitung, Labuan Bajo, Raja Ampat, Manado dan Makassar yang dititipkan.

Menurut pengamatan Daniel Nugraha, Direktur Exotic Java Trails, permintaan wisata alam tinggi. Atraksi alam gunung, hutan dan pantai Indonesia sangat diminati. Banyak permintaan dari calon wisatawan Chinese Malaysia ke Taman Nasional Gunung Rinjani, Taman Nasional Komodo dan Raja Ampat.

Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan Malaysia. Mohd. Rezwan, Director Kembara Salam, mengungkapkan, paket-paket perjalanan ke Bali paling banyak terjual.

‘’Karena Bali itu wisatanya lengkap. Mau belanja, mau nature, mau kuliner, semua ada. Selain itu juga cocok untuk families, honeymooners, orang-orang muda dan sebagainya,’’ ujar Rezwan.

Keinginan orang Malaysia berlibur ke Indonesia masih besar. (Foto: Konsorsium Indonesia Specialist)

Menurutnya, tren perjalanan wisatawan Malaysia relatif hampir sama dengan sebelum pandemi COVID-19. Misalnya wisatawan dari etnis Melayu. Mereka masih lebih suka belanja atau menikmati keindahan alam. Bagi wisatawan muda, OOTD (outfit of the day) merupakan item wajib agar foto-foto perjalanannya terlihat lebih cantik dan gembira di media sosial.

‘’Kuliner, belanja dan nature merupakan list utama wisatawan Malaysia berlibur ke Indonesia,’’ tambahnya.

Keinginan orang Malaysia berlibur ke Indonesia masih besar. Karena kedekatan jarak juga tersedia akses yang dilayani oleh AirAsia, Malaysia Airlines, Citilink, dan Batik Air. Maskapai-maskapai penerbangan itu menghubungkan Malaysia ke berbagai kota di Indonesia.  

‘’Namun, harga tiket pesawat masih tinggi dibandingkan sebelum pandemi, konektivitas juga masih terbatas saat ini, merupakan kendala wisatawan Malaysia bepergian ke Indonesia,’’ tutur Daniel.

Selama tiga hari MATTA Fair 2023 berlangsung, Konsorsium Indonesia Specialist memetakan:

  • Destinasi favorit wisatawan Melayu: Bali,Yogyakarta dan Aceh.
  • Destinasi favorit wisatawan Chinese: Bali, Yogyakarta dan Labuan Bajo
  • Destinasi favorit wisatawan India: Bali, Yogyakarta dan Medan

Saking dekatnya posisi geografis, baik wisatawan Malaysia maupun wisatawan Indonesia, ketika berkunjung ke masing-masing negara, merasa datang ke rumah sendiri. Sehingga banyak yang memilih mengatur sendiri perjalanannya.

‘’Tergantung tamunya. Wisatawan Malaysia yang ingin nyaman dia menggunakan travel agency. Tapi ada juga yang backpackers yang bisa atur sendiri,’’ pungkas Rezwan.

Potensi transaksi dari MATTA Fair

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga berpartisipasi menghadirkan Paviliun Indonesia di MATTA Fair 2023. Highlight promosi di Paviliun Indonesia tahun ini adalah lima destinasi pariwisata super prioritas. Sebanyak 20 sellers menempati paviliun. Sehari setelah pameran berlangsung, Kemenparekraf menggelar Sales Mission.

Dalam ‘’The Weekly Brief with Sandi Uno’’ di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2023), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, hasil dari kegiatan promosi pariwisata di Malaysia mencapai potensi kunjungan 1.351 wisatawan dengan nilai transaksi Rp 5,3 miliar.

‘’Harapannya, jumlah kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia akan semakin meningkat. Mengingat Malaysia adalah salah satu pasar utama pariwisata Indonesia,’’ kata Menparekraf.***(Yun Damayanti) 

PENERBANGAN KE INDONESIA TERBATAS JADI ISSUE UTAMA DI ITB BERLIN 2023

PENERBANGAN KE INDONESIA TERBATAS JADI ISSUE UTAMA DI ITB BERLIN 2023

Tourism for Us – Keterbatasan kapasitas kursi pesawat menuju kawasan Asia khususnya ke Indonesia menjadi problem utama pada 2023. Karena keterbatasan itu maka tiket pesawat menjadi mahal. Bagaimanapun, sellers dan buyers di pameran pariwisata terbesar dunia Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin 2023 tetap antusias. Ancaman [more]

100 TRAVEL AGENTS MALAYSIA HADIRI MONAS TABLE TOP 2023

100 TRAVEL AGENTS MALAYSIA HADIRI MONAS TABLE TOP 2023

Tourism for Us – Menurut travel agents/tour operators Malaysia, Monas Table Top 2023 merupakan table top pertama kali pariwisata Indonesia di Malaysia. Tidak heran, seratusan buyers antusias menghadiri table top ini yang berlangsung di dua kota. Mereka merasa lega, akhirnya, bisa bertatap muka langsung dan [more]

PERTEMUAN SELLERS INDONESIA-BUYERS PERANCIS DI WORKSHOP TOURISM INDONESIA DI PARIS MINGGU INI

PERTEMUAN SELLERS INDONESIA-BUYERS PERANCIS DI WORKSHOP TOURISM INDONESIA DI PARIS MINGGU INI

Tourism for Us – Workshop Tourism Indonesia di Perancis akhirnya hadir kembali. Workshop pertama setelah tiga tahun absen mengangkat tema ‘’Indonesia Vous Attend’’ yang artinya, Indonesia menunggu Anda. Program workshop berupa Table Top B-to-B Meeting dan akan digelar pada tanggal 2-3 Maret 2023 di House of Indonesia Paris (La Maison De L’Indonesie/LMDI).

Sumber ; La Maison De L’Indonesie

Dalam keterangan tertulis House of Indonesia Paris menyebutkan sebanyak 19 sellers terdiri dari hotel, DMC dan maskapai penerbangan akan mengikuti Workshop Tourism Indonesia. Lotus Asia Tour, Bali Seken, Adventure Indonesia mewakili DMC dan operator tur di Indonesia. Dari akomodasi hadir Kura Kura Resort, Wapa Di Ume, Grand Mirage, Bali Mandira, Bali Tropik, Courtyard Marriott Nusa Dua, Pramana Hotels, Alaya Hotels, Segara Village, Sol in Bali, Tampah Hills, Kappa Senses Ubud, Bel Indonesia dan Plataran. Dua maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia dan Etihad hadir menawarkan transportasi menuju berbagai destinasi di Indonesia.  

Buyers yang diundang ke table top meeting adalah perusahaan-perusahaan travel agents, tour operators, tour consultants, MICE agents, dan group CE di Perancis. Beberapa media Perancis juga turut diundang menghadiri workshop.

Table top meeting mulai dari pukul 11.00 sampai pukul 19.00 waktu setempat setiap hari selama dua hari. Workshop Tourism Indonesia tahun ini menargetkan sekitar 100 buyers per hari atau total 200 buyers selama 2 hari. Event B-to-B ini dikoordinasikan oleh Eka Moncarre (Ex VITO Perancis).

Sekitar 52%  orang Perancis berlibur keluar negeri pada tahun 2022. Dan pada tahun 2023 sebanyak 75% orang Perancis menyatakan ingin berlibur ke luar Perancis.

Pasar Eropa terutama Perancis adalah pasar yang sangat penting unutk pariwisata Indonesia. Sebelum pandemi, ada sekitar 300.000 orang Perancis berlibur setiap tahun ke Indonesia. Dengan meningkatnya animo berlibur keluar negeri, ini merupakan potensi market yang bagus untuk digenjot.

‘’Oleh sebab itu, kegiatan promosi Workshop Tourism Indonesia menjadi penting di Perancis. Salah satu kegiatan marketing destinasi Indonesia ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebelum pandemi COVID-19. Karena tanpa promosi Indonesia yang konsisten dan berlanjut, pemulihan pariwisata Indonesia di pasar internasional, terutama Perancis, akan sangat sulit.,’’ ujar Eka, juga founder House of Indonesia Paris (La Maison De L’Indonesie/LMDI).

House of Indonesia Paris (La Maison De L’Indonesie/LMDI) melanjutkan kegiatan promosi pariwisata Indonesia secara mandiri dan independen. Apa yang telah dilakukan oleh House of Indonesia Paris diapresiasi oleh para pelaku pariwisata di Perancis.

Sejak kegiatan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) dihentikan mulai Oktober 2022, promosi pariwisata Indonesia di mancanegara seakan tenggelam. Para pelaku industri pariwisata di sumber pasar kehilangan pusat informasi resmi untuk memverifikasi berbagai hal termasuk kegiatan promosi pariwisata yang sedang dilakukan Indonesia.

Dengan menggelar lagi Workshop Tourism Indonesia tahun ini, diharapkan dapat meningkatkan promosi pariwisata dan berlanjut dengan promosi-promosi lainnya untuk pemulihan ekonomi Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai workshop Indonesia dapat dilihat di sini https://www.cstpro-agv.com/workshop-indonesie. ***(Yun Damayanti) 

INDONESIA INGIN LEBIH BANYAK WISATAWAN INDIA DARI BERBAGAI SEGMEN

INDONESIA INGIN LEBIH BANYAK WISATAWAN INDIA DARI BERBAGAI SEGMEN

Tourism for Us – Indonesia ingin lebih banyak wisatawan India datang. Partisipasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) di South Asia Travel & Tourism Exchange (SATTE) 2023 dan menggelar Sales Mission India 2023 di Kolkata merupakan salah satu langkah mempromosikan kembali [more]