Tourism for Us – Maskapai penerbangan asal Cina Juneyao Airlines resmi melayani penerbangan langsung dari Shanghai ke Bali. Penerbangan perdana berlangsung pada 20 Januari 2024. Selanjutnya rute ini akan dilayani setiap hari dengan frekuensi satu kali penerbangan. Juneyao Airlines mengoperasikan armada Airbus A320 Neo berkapasitas [more]
Tourism for Us – Qatar Airways resmi menambah layanan penerbangan langsungnya ke Indonesia sejak 15 Januari 2024. Medan, Sumatera Utara dipilih menjadi kota tujuan ketiga setelah Jakarta dan Bali. Penerbangan langsung ini disambut gembira oleh agen-agen perjalanan, operator-operator tur terutama dari Eropa. Operator-operator tur inbound [more]
Tourism for Us – Jumlah penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada 2023 telah mencapai 88 persen daripada total penumpang di tahun 2019 atau sebelum pandemi. Dengan 54 persennya ialah penumpang internasional menunjukkan posisi Pulau Dewata sebagai tujuan utama wisatawan mancanegara (wisman) berlibur ke Indonesia belum tergantikan.
Wisatawan Australia jadi wisatawan pertama yang mendarat di Bali tahun 2024. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 21.451.411 penumpang sepanjang tahun 2023. Dibandingkan sebelum pandemi, bandara ini melayani total 24.169.561 penumpang pada tahun 2019.
Jumlah penumpang tahun 2023 meningkat 71 persen dibandingkan tahun 2022 sebanyak 12.522.400 penumpang. Dari total penumpang di tahun 2023, 11.533.185 ialah penumpang internasional dan 9.918.236 penumpang domestik.
‘’Jumlah penumpang yang terlayani sepanjang tahun 2023 telah sesuai prediksi. Namun, proporsi penumpang internasional lebih dominan jika dibanding domestik yakni sebesar 54 persen,’’ ujar Handy Heryudhitiawan, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, pada saat Lepas dan Sambut penerbangan terakhir pada 2023 dan menyambut kedatangan penerbangan pertama tahun 2024 di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai di malam pergantian tahun.
‘’Selama Januari hingga Desember 2023, jumlah penumpang tertinggi terjadi pada Juli sebanyak 2,1 juta penumpang yang dilayani. Di mana pada bulan tersebut merupakan periode libur anak sekolah yang menjadi faktor pendorong meningkatnya jumlah penumpang,’’tambahnya.
Jumlah pesawat yang dilayani pun melonjak 56 persen. Dari 87.558 pergerakan pada tahun 2022 menjadi 136.503 pergerakan sepanjang tahun 2023.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama dengan Angkasa Pura I dan management Bandara I Gusti Ngurah Rai menyambut kedatangan wisman pertama di tahun 2024 di Terminal Kedatangan internasional.
Wisatawan asal Australia menjadi wisman pertama yang mendarat di Bali. Mereka datang dengan penerbangan AirAsia QZ 545 rute Perth-Denpasar. Penerbangan itu membawa 172 penumpang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melalui sambunga video call mengungkapkan terima kasihnya kepada wisatawan Australia karena telah memilih Bali, Indonesia, sebagai destinasi untuk menikmati libur pergantian tahun. Menparekraf pada saat yang sama tengah berada di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, juga menyambut kedatangan wisman pertama melalui jalur laut.
‘’Hari ini kami senang sekali dapat menyambut wisatawan mancanegara pertama asal Australia di Bali. Kami ingin memastikan di malam menjelang pergantian Tahun Baru 2024. Kita harapkan ini dapat menjadi semangat dan motivasi dalam mewujudkan target pergerakan wisman di tahun 2024 sebesar 9,4 juta hingga 14,3 juta,’’ kata Ni Wayan Giri Adnyani, Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf dalam keterangannya, Senin (1/1/2024).***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kepulauan Riau (Kepri) masih menjadi andalan untuk menjaring kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2024 setelah Bali dan Jakarta. Dengan revitalisasi pelabuhan-pelabuhan dan pengajuan short visa bagi wisatawan dari Singapura dan Malaysia ke Kepri yang tengah diproses, provinsi kepulauan yang bertetangga langsung [more]
Tourism for Us – Prospek pariwisata inbound Indonesia tahun 2024 secara umum lebih cerah dibandingkan 2023. Asosiasi inbound tour operator Indonesia (IINTOA) memprediksikan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) akan naik sekitar 15-20 persen pada tahun 2024. Kenaikan tersebut terutama dari pasar wisatawan Asia dan Oceania. Kabar [more]
Tourism for Us – Pemerintah memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dapat mencapai antara 11 juta hingga 11,5 juta pada akhir tahun 2023. Oleh karena itu, pemerintah optimis menargetkan 14 juta wisman pada 2024. Dan lifestyle-centric yang menawarkan keindahan lansekap dan kuliner akan menjadi kunci pemasaran destinasi, menurut Check-in Asia.
Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), menyelenggarakan Indonesia Tourism Outlook 2024, Selasa, (28/11/2023), di Hotel AOne Jakarta. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (ketiga kiri) hadir sebagai narasumber utama. Sesi pertama juga menghadirkan Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang juga Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani (kedua kiri), Director of Check-in Asia Gary Bowerman (kedua kanan), dan Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Agustini Rahayu (kanan). Ketua Forwaparekraf Pasha Ernowo (ketiga kanan) dan moderator sesi pertama Tiara Maharani dari TTG Asia (kiri),
Kedua hal tersebut terungkap di Indonesia Tourism Outlook 2024 (ITO) yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) Selasa, (28/11/2023), di Hotel AOne Jakarta. Indonesia Tourism Outlook 2024 mengangkat tema ‘’Peluang dan Tantangan Investasi untuk Pariwisata Berkelanjutan’’. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno hadir sebagai narasumber utama.
‘’Capaian kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun ini sekitar 11 juta atau di atas target 8,5 juta. Pada 2024 kita menargetkan 14 juta kunjungan wisman. Atau masih di bawah capaian 2019 sebesar 16,11 juta. Kita optimis di tahun 2025 sektor pariwisata akan pulih seperti semula,’’ ujar Menparekraf Sandiaga Uno.
Untuk mencapai target 14 juta kunjungan wisman pada 2024, pariwisata inbound Indonesia dihadapkan pada sejumlah tantangan. Pertama adalah bagaimana memperkuat konektivitas penerbangan dari negara-negara sumber wisman dan menyediakan kursi pesawat (seat) yang mencukupi.
Tantangan kedua adalah menyebarkan wisman ke berbagai destinasi unggulan setelah berada di Indonesia. Bali sebagai magnet utama menarik kunjungan wisman diharapkan dapat menyebarkannya ke destinasi-destinasi lain.
Untuk itu, pemerintah gencar mempromosikan ‘Bali and Beyond’ terutama ke lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara).
Kemudian, sejumlah lembaga internasional memprediksikan berbagai tantangan yang akan dihadapi di tingkat global pada 2024 seperti konflik geopolitik, gejolak perekonomian, hingga krisis lingkungan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan sektoral termasuk industri perjalanan.
Guna menghadapi situasi global yang tidak menentu, pemerintah masih akan terus mendorong pariwisata domestik sebagai kekuatan pariwisata nasional tahun depan. Untuk menggerakan perjalanan domestik pun tantangan yang dihadapi tidak jauh berbeda dengan mendatangkan perjalanan internasional (inbound).
Salah satu tantangan yang harus segera dapat diatasi adalah mencapai tingkat harga tiket pesawat yang terjangkau oleh wisatawan Nusantara (wisnus). Sehingga mereka dapat melakukan perjalanan mengunjungi berbagai destinasi di dalam negeri. Konektivitas udara juga berperan penting dalam menyukseskan kampanye ‘Bangga Berwisata di Indonesia’ dan #DiIndonesiaAja.
Menparekraf Sandiaga menerangkan, Indonesia mempunyai pertumbuhan ekonomi yang baik sehingga diharapkan itu mampu mendorong daya beli masyarakat dan meningkatkan perjalanan di dalam negeri pada 2024. Target perjalanan domestik tahun depan masih berkisar 1,2 hingga 1,4 miliar perjalanan.
‘’Meskipun perekonomian global diproyeksikan akan terjadi perlambatan, namun tren pertumbuhan perekonomian nasional diprediksi masih akan terus kuat di 2024, mencapai 5 persen, menurut IMF dan OECD. Angka tersebut cukup tinggi dibandingkan proyeksi pertumbuhan perekonomian negara-negara kuat seperti Tiongkok dan Amerika Serikat. Meski sedikit lebih rendah dibandingkan India,’’ jelas Menparekraf Sandiaga Uno..
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang juga Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, daya beli masyarakat yang menurun menjadi kendala dalam meningkatkan pariwisata dalam negeri.
‘’Daya beli masyarakat belum rebound. Jika dibiarkan, ini bisa terjadi stagnasi. Pada periode festivities seperti Natal dan Tahun Baru tidak ada masalah. Tetapi, di luar periode tersebut kan juga harus pikirkan. Daya beli wisman tidak ada masalah. Terkait harga tiket pesawat, ya, itu memang menjadi tantangan baik bagi pasar domestik maupun mancanegara,’’ ucap Haryadi.
Selanjutnya, penting sekali untuk menyinkronkan program promosi bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pelaku usaha industri pariwisata agar dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.
Gary Bowerman, Director of Check-in Asia, menyarankan, Indonesia harus mulai menaruh perhatian besar terhadap pasar Tiongkok dan India. Kedua negara tersebut diperkirakan, akan menjadi pasar dengan pertumbuhan tertinggi tahun depan.
‘’Bagaimana menemukan strategi pemasaran yang tepat agar dapat menarik minat wisatawan Cina dari berwisata hanya di dalam negeri menuju berbagai destinasi di Asia Tenggara, terutama Indonesia,’’ kata Gary.
Selain itu, Gary mengungkapkan, highlight pemasaran destinasi sekarang adalah lifestyle-centric yang menawarkan dua komponen utama yaitu landscape dan cuisine. Dia mencontohkan salah satunya adalah perjalanan dengan kereta (train travel) yang sekarang banyak dipilih oleh wisatawan.
‘’Train travel is tourism experience. It is much used in tourism right now. Like theme train that brings travelers enjoy the landscape, the cuisine and the culture,’’ tutur Gary.
Gary salut dengan kehadiran kereta cepat di Indonesia. Perjalanan dengan kereta juga terus berkembang di kawasan Asia Tenggara yang mana nantinya akan menghubungkan antarnegara di kawasan ini.
Perjalanan kereta di masa depan mungkin bukan lagi perjalanan yang lambat (slow travel). Karena Cina kini tengah menguji coba kereta berkecepatan hingga 1000 kilometer/jam.
Ketua Forwaparekraf Pasha Ernowo dalam sambutannya mengatakan, dipilihnya tema ‘’Peluang dan Tantangan Investasi untuk Pariwisata Berkelanjutan’’ mengingat Indonesia punya kekayaan alam melimpah dan geografis yang mendukung maka sudah saatnya untuk lebih fokus terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).
ITO 2024 juga disponsori oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan didukung oleh Jambuluwuk Hotels & Resorts, Sariayu Martha Tilaar, Intiwhiz Hospitality Management, Bookcabin by Lion Group, Amarylis Boutique Resort, Wings Group, dan MEG Cheese.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Perjalanan outbound Jepang baru pulih 50 persen dari level sebelum pandemi Covid-19. Ada sekitar 23 juta warga Jepang yang pernah melakukan perjalanan keluar negeri sebelumnya belum bepergian keluar negeri lagi setelah pandemi. Seiring dengan beralihnya wisatawan kaya Jepang dari akomodasi domestik [more]
Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata yang fokus pada pasar Asia Timur khususnya Taiwan telah menyusun rencana mendatangkan lagi wisatawan dari Taiwan ke Indonesia tahun depan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penerbangan charter ke Bali. Indonesia kembali hadir di Taipei International Tourism [more]
Tourism for Us – Penerbangan langsung dari India ke Indonesia akan segera bertambah lagi. Vistara secara resmi mengumumkan akan melayani rute New Delhi-Denpasar, Bali, mulai 1 Desember 2023. Dengan tambahan penerbangan langsung, kunjungan wisatawan dari India ditargetkan bisa meningkat hingga 25 persen.
(Foto: airvistara.com)
Vistara, maskapai penerbangan dengan layanan lengkap terbaik di India dan perusahaan patungan antara grup Tata dan Singapore Airlines (SIA), mengumumkan penerbangan non-stop harian antara Delhi dan Bali mulai 1 Desember 2023. Hal ini menjadikan Vistara satu-satunya maskapai penerbangan yang menawarkan konektivitas langsung antara kedua kota tersebut saat ini.
Vistara akan menggunakan pesawat A321LR miliknya. Armada dikonfigurasi memiliki tiga kelas yang memberikan pelanggannya pilihan untuk terbang di kabin Bisnis, Ekonomi Premium, atau Ekonomi saat bepergian dengan pesawat tersebut di rute Delhi-Denpasar, Bali.
Pulau Bali telah menjadi tujuan liburan yang semakin dicari oleh wisatawan India karena aksesibilitasnya, kedekatannya, dan fasilitas visa saat kedatangan (visa on arrival/VoA) yang bebas repot.
Menanggapi pengenalan destinasi baru ini, Vinod Kannan, Chief Executive Officer Vistara, mengatakan, “India adalah sumber wisatawan asing terbesar kedua ke Bali. Dengan kemudahan visa kedatangan, Bali tetap menjadi salah satu destinasi liburan pilihan masyarakat India, selain populer untuk tujuan MICE. Apalagi, sebagai negara tujuan perdagangan terbesar kedua India di kawasan ASEAN, pejalan India juga menunjukkan potensi besar untuk perjalanan bisnis. Kami senang menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang menawarkan penerbangan langsung konektivitas antara Delhi dan Bali. Kami yakin bahwa pelanggan akan menghargai pilihannya bepergian dengan maskapai penerbangan layanan penuh terbaik India pada rute tersebut.”
Vistara adalah maskapai penerbangan India dengan peringkat tertinggi di Skytrax dan TripAdvisor, dan telah menjadi pemenang beberapa penghargaan ‘Maskapai Penerbangan Terbaik’. Selain itu, maskapai ini juga diakui sebagai ‘Maskapai Penerbangan Terbaik di India dan Asia Selatan’ selama tiga kali berturut-turut,
TATA SIA Airlines Limited, dikenal dengan nama mereknya Vistara, menyatukan keramahtamahan legendaris Tata dan SIA serta keunggulan layanannya yang terkenal dan menawarkan pengalaman penerbangan dengan layanan lengkap terbaik di India.
Vistara memulai operasi komersialnya pada 9 Januari 2015 dengan tujuan untuk menetapkan standar baru dalam industri penerbangan di India. Dan saat ini maskapai menghubungkan tujuan-tujuan di seluruh India dan luar negeri.
Saat ini, maskapai memiliki armada sebanyak 63 pesawat, termasuk 48 Airbus A320neo, 10 Airbus A321, dan 5 Boeing 787-9 Dreamliner dan telah menerbangkan lebih dari 50 juta pelanggan sejak mulai beroperasi.
Pemesanan penerbangan dibuka secara bertahap di semua saluran, termasuk situs resmi Vistara, aplikasi seluler, dan melalui agen perjalanan.
Target peningkatan kunjungan wisatawan India
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikkan, penerbangan Delhi-Bali akan meningkatkan kunjungan wisatawan India. Dengan penerbangan langsung semakin bertambah, kunjungan wisatawan India ditargetkan bisa naik antara 20 hingga 25 persen. Hal itu disampaikannya pada ’The Weekly Briefing with Sandi Uno’’, Senin (23/10/2023), di Jakarta.
Menparekraf menambahkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menjajaki penerbangan langsung India-Indonesia selama enam bulan. Selain itu, Kemenparekraf telah melakukan berbagai aktivitas pemasaran ke pasar India seperti hadir di SATTE, roadshow dan sales mission.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun yang hadir secara daring mengatakan, stakeholders pariwisata di Bali terus mengkomunikasikan bahwa Bali aman dan nyaman untuk dikunjungi kepada outbound travel agents India. Sekarang sekitar 200 ribu wisatawan India datang ke Bali.
‘’Kami juga membuat travel pattern untuk wisatawan India,’’ pungkas Kepala Dinas Pariwisata Bali.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia mencapai 7.443.260 orang selama periode Januari-Agustus 2023. Selama puncak liburan musim panas pada bulan Agustus 2023, kunjungan wisman mencapai 1,132 juta. Jumlah kunjungan wisman pada bulan Agustus 2023 naik 1,02 persen dibandingkan bulan Juli [more]